
Perang narasi di platform X (Twitter) soal konflik Palestina-Israel mengungkap fakta yang menggelikan. Jutaan akun yang terlihat militan membela Israel, memakai bendera Israel, bahkan mengaku sebagai warga Tel Aviv atau New York, ternyata mayoritas berasal dari India.
Terbongkar Lewat Fitur Baru X Lokasi.
Fitur baru di X sekarang ini bisa mendeteksi lokasi akun. Banyak akun yang memposting propaganda pro-Israel dengan Bahasa Inggris (yang kadang berantakan) diketahui berlokasi di India.


Analisis data digital menunjukkan bahwa gelombang disinformasi dan propaganda anti-Palestina terbesar di dunia saat ini justru diproduksi oleh cyber army sayap kanan di India, bukan dari Israel sendiri.
Motifnya? Sentimen anti-Muslim yang kuat di kalangan nasionalis Hindu ekstrem di India membuat mereka merasa “senasib” dengan Israel, sehingga mereka sukarela (atau dibayar) menjadi pasukan siber terdepan Israel.
Disadur dari : Al Jazeera / Analisis Tren X







Komentar