
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Jumat (19/9/2025) bahwa sistem pertahanan udara Steel Dome, yang terdiri dari 47 wahana, merupakan tonggak bersejarah dalam sejarah industri pertahanan negara tersebut.
Berbicara di acara utama penerbangan, antariksa, dan teknologi Turki, TEKNOFEST, Erdogan mengatakan: “Kita baru saja mulai menorehkan sejarah industri pertahanan kita. Kita akan memiliki lebih banyak pengumuman yang membanggakan di masa mendatang.”
Diselenggarakan di bawah kepemimpinan Kementerian Perindustrian dan Teknologi dan Yayasan T3, TEKNOFEST, festival teknologi terbesar di dunia, menyambut pengunjung di Bandara Atatürk Istanbul dari 17-21 September.
Saat ini, Turki sedang menorehkan kisah sukses dengan sistemnya sendiri di udara, darat, dan laut, ujar Erdogan, seraya menambahkan: “Kami adalah negara ke-11 terbesar dalam ekspor pertahanan. Kami termasuk di antara tiga negara teratas di dunia dalam teknologi UAV dan UAV tempur.
“Kami adalah salah satu dari 10 negara yang memproduksi kapal perang sendiri, mulai dari desain hingga produksi massal. Kami memperkuat kekuatan kami di langit dengan pesawat dan helikopter yang sepenuhnya diproduksi di dalam negeri, di tanah air dengan kapal nirawak, patroli, kendaraan laut, dan fregat, serta di darat dengan kendaraan nirawak, tank, kendaraan tempur, radar, dan sistem peperangan elektronik.”
Ia menambahkan bahwa Turki sedang mempersiapkan terobosan tidak hanya di industri pertahanan tetapi juga di bidang kecerdasan buatan (AI).
“Platform media sosial Turki, NSosyal, telah diluncurkan. Kami juga telah mengambil tempat di sana.” Kami memandang NSosyal sebagai tindakan balasan terhadap monopoli digital, dan kami senang karena telah menjangkau lebih dari 1,3 juta pengguna.







Komentar