Gertakan Iran ini muncul sebagai balasan setelah sebelumnya pasukan AS sempat mengincar kapal induk drone Iran, Shahid Bagheri, dalam operasi akhir Februari lalu.
Ini bukan kali pertama IRGC mengincar target yang sama. Pada Sabtu (28/2/2025), Iran juga sempat mengeklaim telah membidik USS Abraham Lincoln dengan empat rudal balistik.
Meski begitu, Komando Pusat (CENTCOM) AS buru-buru menepis kabar tersebut. Pihak AS menyebut klaim IRGC hanyalah isapan jempol dan memastikan kapal mereka masih anteng beroperasi di Teluk Oman.
Namun, bagi Teheran, mundurnya USS Abraham Lincoln hingga ribuan kilometer adalah bukti nyata bahwa penguasa Selat Hormuz bukan mereka yang datang dari seberang samudera.
[VIDEO]







wkwkwk…. terbirit-birit