Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, secara resmi menyatakan diri bergabung dengan Partai Gerindra. Momentum bersejarah ini ditandai dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) langsung oleh Sekjen DPP Partai Gerindra, Sugiono, di depan Alun-alun Sumedang, Jumat malam (13/02/2026).
Deklarasi besar ini juga disaksikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) yang juga kader Gerindra, serta kader Partai Gerindra Maruarar Sirait.
Di hadapan ribuan kader dan masyarakat yang hadir, Dony menyatakan bahwa keputusan besar tersebut diambil setelah melalui pertimbangan yang sangat matang.
“Saya, Dony Ahmad Munir, bupati Sumedang, menyatakan bergabung dengan Partai Gerindra,” ujar Dony yang disambut riuh gemuruh warga yang memadati lokasi.
Dony menuturkan, langkah politik ini bertujuan untuk memperluas ruang pengabdian demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumedang.
Menurutnya, pembangunan daerah memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
“Saya mengambil keputusan ini dengan niat tulus dan penuh tanggung jawab, untuk memperluas ruang ikhtiar dalam membangun Sumedang agar semakin maju dan sejahtera,” tutur Dony.
Salah satu alasan kuat di balik keputusannya adalah kekagumannya terhadap sosok Presiden RI sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.
Dony menilai Prabowo sebagai tokoh nasional yang visioner dan memiliki komitmen tinggi terhadap pembangunan nasional.
Dony juga merasa garis perjuangan Gerindra yang mengedepankan nasionalisme, kemandirian bangsa, serta ekonomi kerakyatan sangat sejalan dengan visi kepemimpinannya.
Tidak mengejutkan
Langkah politik ini terbilang ‘tidak mengejutkan’ karena sebelumnya Dony Ahmad Munir merupakan kader senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan jabatan terakhir sebagai Ketua DPP PPP.
Dan seperti kita tahu, PPP tidak lolos Parlemen di Pemilu 2024 lalu dan suaranya terus merosot alias no hope bagi kendaraan politik.
Logis saja pindah ke Partai yang sedang berkuasa dan memiliki ‘masa depan’ cerah.
Apalagi Dony Ahmad Munir punya basis massa yang kuat di Sumedang.
Ia adalah cucu dari ulama terkenal/kharismatik di Sumedang K.H. Mama Satibi (K.H. Muhammad Syatibi). Selain itu, Ia adalah anak dari tokoh NU Sumedang K.H. Moch. Subki Ma’mun dan Hj. Ikah Musmikah (Ketua Muslimat NU Sumedang).
Dony Ahmad Munir sudah lama malang melintang di politik dan menduduki jabatan.
Ia pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Sumedang (1997–1999, 1999–2004, 2004-2009), anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (2009-2014), DPR RI (2014-2018), dan jadi Bupati Sumedang periode pertama (2018-2023), hingga sekarang menjabat Bupati Sumedang periode kedua (2025-2030).







Klise..jadi politisi kutu loncat
ke partai mana pun kamu loncat, yang jelas jangan mengingkari janji kepada rakyat Indonesia