✍️Ustadz Muhammad Abduh Negara
Dalam sistem presidensial, kekuasaan eksekutif dipegang sepenuhnya oleh presiden, dengan dibantu oleh wakil presiden dan para menterinya. Sedangkan yang bertugas memberikan perimbangan, masukan, dan kritik atas berbagai kebijakan pemerintah yang keliru, adalah parlemen (DPR).
Sayangnya di Indonesia saat ini, semua partai politik yang punya anggota di parlemen, telah ‘dirangkul’ oleh pemerintah, sehingga kritik bernas yang diharapkan dari mereka, tidak pernah benar-benar hadir.
Dalam kondisi seperti inilah, akhirnya masyarakat, baik dari kalangan pakar (yang sering dapat sindiran dari presiden), aktivis, pemengaruh (influencer), dan masyarakat biasa, yang memberikan kritik melalui berbagai media yang bisa mereka akses.
Sayangnya, oleh para buzzer dan orang-orang keminter, yang dilakukan masyarakat ini malah dianggap memfitnah pemerintah, didanai oleh Soros untuk menghancurkan Indonesia, bla bla bla… Padahal, seandainya masyarakat juga diam, maka kehancuran Indonesia itu akan benar-benar terjadi, karena tidak ada lagi yang melakukan nahi munkar.
Sayangnya lagi, sebagian kalangan agamawan muslim (yang dikenal dengan sebutan ‘salafi’ -red), dengan dalil-dalil yang dipaksakan (padahal istidlalnya salah, atau dalilnya lemah), mencoba berdiri di barisan penguasa, untuk mengkhawarijkan dan menyesatkan masyarakat yang memberikan kritik. Entah, mungkin saat pembagian akal, mereka tidak hadir.








mengapa redaksi menambahkan “salafi”, pdhl dari penulis aslinya tidak ada?. saya bukan salafi atau jamaah lainnya lhoo
tp mimin jg harus hati2 saat berkoar sebab kemaren mimin beritain soal selebgram dibayar 80jt soal karhutla sekarang lg rame di ig ada indikasi hoax dan nyari sensasi aja, hayoo mimin harus lebih bijak lagi jgn sampai jd corong kefasikan dan dusta
Ya beri buktinya, dong. Sebagai netizen yang baik, ini saya kasih tau ya!, ada informasi yang salah, buktikan salahnya terus perbaiki informasinya. gitu aja kok repot?
kata Roky girang : yg paling ahli bikin hoax ya pemerintah dul 🤣🤣🤣
Lagu lama pemerintah era mukibul kalau terbongkar menuding hoax tanpa bukti.
trus solusinya apa duh? ente sendiri menghalangi dakwah islam kaffah, hadits itu mewajibkan umat untuk menasehati penguasa untuk lurus dalam kepemimpinannya selalu dalam aturan islam
yg jelasnya solusinya bukan demo berjilid2…. kegiatan mubazir yg tdk ada faedahnya
kemungkaran yg mana dulu uztad jangan asal menafsirkan hadits, klw kemungkaran dlm urusan dengan negara sdh ada polisi, jaksa, KPK dan hakim.
hidup di Indonesia ini Alhamdulillah adalah sebuah kenikmatan yg luar biasa aman dan tenteram, bebas beribadah.
di Indonesia ini yg tidak tenang hidupnya hanya mereka yg kalah dalam pilpres atau Pilkada kemarin, krna Dimata mereka semua kebijakan pemerintah sebaik apapun itu selalu dianggap salah.
kedengkian mereka di bungkus dengan embel-embel agama sehingga banyak yg tertipu