
Kritik keras Saiful Mujani atas wacana Pilkada lewat DPRD, tidak lagi secara langsung dipilih oleh rakyat, dengan alasan lebih efisien, mengurangi politik uang, bla bla bla…
– Politisi ingin agar Kepala Daerah dipilih oleh DPRD karena pemilihan langsung oleh rakyat membuat pilkada penuh politik uang, merusak persatuan.
– Ide politisi ini sama dengan menuduh rakyat sebagai sumber politik uang dan korupsi.
– Padahal yang nyebar uang itu politisi. Calon ga pantas, ga kompeten, maksain diri ingin menang.
– Politisi itu sumber politik uang, bukan rakyat.
– Kalau pilkada dan pemilu dianggap mahal, sumber korupsi, biasanya dihubungkan dengan biaya pribadi calon untuk menang.
– Bagaimana kalau biaya pribadi itu dibuat nol? atau ditekan rendah? Buat UU nya. Laksanakan dengan konsekwen. Kenapa jadi susah? Dasar TOLOL ingin jadi penguasa.







Komentar