
⭕️ Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer dari Gerakan Hamas, mengumumkan dimulainya serangkaian operasi militer baru yang mereka beri nama “عصا موسى” (Tongkat Musa).
Operasi ini merupakan respon langsung terhadap serangan militer Israel yang diluncurkan dengan nama “Kereta Gideon 2”.
Seorang sumber komando dari Al-Qassam menyatakan kepada Al Jazeera bahwa operasi pertama telah dilaksanakan di Hayy al-Zaytoun dan Jabalia, hanya beberapa jam setelah Israel mengumumkan operasi militernya.
Ia menegaskan:
“Pasukan musuh menyaksikan langsung kesiapan para mujahidin. Apa yang terjadi hanyalah sebagian kecil dari apa yang akan menanti penjajah di Gaza.”
Sumber tersebut juga menambahkan bahwa operasi militer sebelumnya “Hajar Daud” (Batu Daud) yang digunakan oleh perlawanan telah berhasil menggagalkan “Kereta Gideon 1”, dan pengakuan tersebut bahkan datang dari pihak Israel sendiri.
Komandan Al-Qassam menutup dengan pernyataan bahwa:
“Operasi ‘Tongkat Musa’ akan membawa lebih banyak kejutan dan ‘keajaiban’ di medan tempur.”
🔻Makna dan Dimensi Simbolis dari Nama “عصا موسى” (Tongkat Musa)
Dikutip dari analis militer Rami Abu Zubaydah:
Nama “عصا موسى” (Tongkat Musa) bukan sekadar simbol, tapi sarat makna dalam kesadaran Islam dan narasi Qur’ani:
- Tongkat Musa bukan alat biasa—tapi simbol kekuatan ilahi yang mengacaukan logika kekuatan konvensional.
- Dengan tongkat itu:
- Nabi Musa membelah laut dan menyelamatkan Bani Israil dari Firaun.
- Tongkat itu mengalahkan sihir dan tipuan, memakan ular-ular buatan para penyihir.
- Dan memancarkan air dari batu, memberi kehidupan bagi kaum tertindas.
Maka, “Tongkat Musa” adalah simbol mukjizat dan kemenangan kebenaran, meski lemah secara sumber daya—dan patahkan arogansi kekuatan yang zalim, seberapa besar pun ia tampak.







Komentar