BREAKING: Lebih dari $805 MILIAR (Rp 13.600 TRILIUN) lenyap dari pasar saham AS hari ini

Lebih dari $805 MILIAR (Rp 13.600 TRILIUN) lenyap dari pasar saham AS pada hari Jumat, 6 Maret 2026, mencerminkan aksi jual besar-besaran yang dipicu oleh kekhawatiran stagflasi dan meningkatnya konflik militer di Timur Tengah.

Berikut adalah rincian utama dari performa pasar pada penutupan perdagangan hari itu:

Pergerakan Indeks Utama (6 Maret 2026)

  • S&P 500: Turun 1,33% ke level 6.740,02, menghapus seluruh keuntungan indeks untuk tahun 2026.
  • Nasdaq Composite: Merosot 1,59% ke 22.387,68 karena saham teknologi mengalami tekanan jual yang tajam.
  • Dow Jones Industrial Average: Turun 453,19 poin (0,95%) ke 47.501,55, setelah sempat anjlok hingga 945 poin di awal sesi.
  • Russell 2000: Indeks perusahaan kecil jatuh paling dalam sebesar 2,33%.

Faktor Pemicu Utama

  • Laporan Tenaga Kerja yang Buruk: Data dari Bureau of Labor Statistics menunjukkan hilangnya 92.000 lapangan kerja pada bulan Februari, jauh di bawah ekspektasi pertumbuhan 50.000–60.000 pekerjaan.
  • Lonjakan Harga Minyak: Harga minyak mentah AS (WTI) melonjak di atas $90 per barel akibat perang yang melibatkan Iran, memicu kekhawatiran inflasi baru.
  • Krisis Kredit: Sentimen makin memburuk setelah BlackRock Inc. membatasi penarikan dari dana kredit swasta, yang memicu kecemasan di sektor keuangan.

Dampak Mingguan

Pekan ini menjadi yang terburuk bagi Wall Street dalam beberapa waktu terakhir:

  • Dow Jones: Turun 3% dalam sepekan, performa mingguan terburuk sejak April tahun lalu.
  • S&P 500: Turun 2% dalam sepekan, terburuk sejak Oktober.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar