BBM dari kentut

Kalian lihat foto ini. Ini adalah pabrik di Brasil, milik perusahaan raksasa yang bernama Raizen. Apa yang diproduksi di pabrik ini? Gula + bio ethanol, alias BBM.

Raizen ini bukan perusahaan main-main, dia nomor 3 di Brasil dari sisi pendapatan. Tahun lalu, pendapatannya 700 triliun rupiah. Dari produksi gula, dan bio ethanol. Raizen ini perusahaan patungan yg dibentuk tahun 2010 antara Cosan (yaang punya kebun gula), dan Shell (kalian harusnya tahu yang satu ini).

Nggak main-main perusahaan ini, mereka punya teknologi modern mengubah tumbuhan menjadi bio ethanol (BBM). Tambahkan, dukungan 7000 SPBU Shell di Brasil, lebih nendang lagi.

Jadi, apakah mengubah jerami jadi BBM masuk akal? Aduh, sejak tahun 1900-an sudah ada teknologinya. Itu tuh bukan barang baru. Dan Raizen adalah contoh nyata.

Tapi untuk jadi Raizen, kamu jangan menggampangkan logika. Ayolah. Per hari ini, Raizen berkutat dengan rugi triliunan, utang triliunan, mereka harus menjual anak perusahaan. Dan itu tuh Raizen, yang punya induk Cosan serta Shell. Dengan dana investasi besar. Kamu mau pakai duit siapa?

Mobil ESEMKA dulu, itu keren. Ada anak SMK bisa bikin mobil (terlepas mesin, dll entah dari mana). Tapi saat ada politisi mendadak nimbrung, ngoceh mau bikin mobnas, mau diproduksi massal, ya Rabbi, dia kira bikin industri mobil itu semudah planga plongo? Bahkan saat dia jadi presiden 10 tahun pun mana hasilnya?

Saya sih bodo amat kalau kalian mau ngoceh bombastis soal BBM dari air, BBM dari kentut, mobil terbang, bla bla. Urus saja urusan masing-masing.

Tapi itu jadi “masalah” saya saat pejabat publik mulai ikutan. Lebih-lebih hanya dipakai buat membual. Ayolah, masalah di negara kita ini sudah banyak sekali, tdk perlu kamu tambahi dgn mimpi siang bolong. Job desc (tugas utama) mu sendiri sudah dikerjakan?

Apakah BBM dari jerami padi masuk akal? Itu tuh sejak 1900-an sudah ada. Apakah bisa jadi produksi massal? Ribuan SPBU? Tergantung siapa yang ngoceh. Lihatlah Raizen, dengan semua nama besar di belakangnya, dengan pencapaiannya, mereka bahkan masih pusing dengan fakta, BBM bio ethanol itu: ngisi BBM ke SPBU lebih sering, bla bla bla.

Mending kamu fokus naikkan SDM rakyat, sekolah gratis nan bagus, guru-guru sejahtera berkualitas.

(Tere Liye)

Komentar