
Indonesia preparing to deploy up to 8,000 soldiers to Gaza
Indonesia says it is preparing up to 8,000 soldiers for deployment to Gaza, the first country to do so as part of phase two of the ceasefire agreement brokered by the United States late last year.
The army chief of staff, General Maruli Simanjuntak, said training for the soldiers had already begun, and that they would focus on medical and engineering roles in Gaza.
Indonesia has joined President Donald Trump’s Board of Peace, which was announced last month.
It has a mandate from the United Nations Security Council to establish an International Stabilization Force (ISF), which will help secure border areas in Gaza and ensure the territory’s demilitarisation, including the disarmament of Hamas.
Indonesia bersiap mengerahkan hingga 8.000 tentara ke Gaza
Indonesia menyatakan sedang mempersiapkan hingga 8.000 tentara untuk dikerahkan ke Gaza, negara pertama yang melakukannya sebagai bagian dari fase kedua perjanjian gencatan senjata yang ditengahi oleh Amerika Serikat akhir tahun lalu.
Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Maruli Simanjuntak, mengatakan pelatihan untuk para tentara telah dimulai, dan mereka akan fokus pada peran medis dan teknik di Gaza.
Indonesia telah bergabung dengan Dewan Perdamaian Presiden Donald Trump, yang diumumkan bulan lalu.
Indonesia memiliki mandat dari Dewan Keamanan PBB untuk membentuk Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), yang akan membantu mengamankan daerah perbatasan di Gaza dan memastikan demiliterisasi wilayah tersebut, termasuk pelucutan senjata Hamas.
Sumber: BBC







Komentar