Bagi yang bertanya, kenapa Anies Baswedan tidak menjadi Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat? Ini Jawabannya

Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, NANDANG SUTISNA, melalui video yang diposting di akun media sosialnya, memberi penjelasan kenapa Anies Baswedan tidak menjadi Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat.

“Kenapa Anies Baswedan tidak menjadi Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat? Kenapa justru Sahrin Hamid? Ini penjelasannya….

Posisi Anies Baswedan tidak menjadi Ketua Umum Gerakan Rakyat tidak bermakna bahwa beliau sekedar dimanfaatkan atau memanfaatkan Partai Gerakan Rakyat. Karena sejatinya Pak Anies adalah Gerakan Rakyat dan Gerakan Rakyat adalah Pak Anies.

Tidak menjadi Ketua Umum justru dipandang posisi paling ideal oleh kader Gerakan Rakyat. Karena memberi ruang yang lebih luas bagi Pak Anies untuk terus memikirkan bangsa dan negara serta tetap menjalankan peran saat ini yaitu mendengar keluhan, harapan, dan aspirasi dari berbagai kelompok masyarakat yang menaruh harapan besar kepada beliau.

Di sisi lain, peran Ketua Umum yang menuntut fokus pada kerja-kerja organisasi urusan prosedural administratif serta konsolidasi struktural partai tetap dijalankan oleh Bung Sahrin Hamid seorang organisatoris yang teruji untuk memastikan partai ini siap dan sah (lolos persyaratan KPU) menghadapi pemilu 2029.

Bung Sahrin telah lama menjadi orang kepercayaan Pak Anies dan memiliki kedekatan kuat dengan lingkaran relawan Pak Anies Baswedan termasuk Tim AMIN di Pilpres 2024. Karena itu pembagian peran ini justru akan menguatkan partai gerakan rakyat dan juga masyarakat.

Jadi tegasnya tidak ada yang memanfaatkan dan dimanfaatkan. Pak Anies dan gerakan rakyat bagai satu keping uang dengan dua sisi yang saling melengkapi.

Karena itu, kepada seluruh pendukung Pak Anies Baswedan jangan ragu untuk segera bergabung dengan gerakan rakyat karena kita adalah keluarga besar Anies Baswedan.”

[VIDEO]

Komentar