Apa yang terjadi pada Suriah jika Jaulani syahid atau gugur dibunuh musuh?
Dari beberapa sumber orang Suriah menyebut planning Jaulani jika dirinya wafat dibunuh oleh musuh (IsraeI). Maka sistem syura akan menunjuk pengganti yang bisa mengaktifkan Suriah dalam mode: Jabhah Nushrah.
Bukan JN dalam artian di bawah Al-Qaeda lagi, namun Suriah akan bertranformasi menjadi kembali Jihadis seperti era JN untuk membela diri.
Suriah yang lebih konfrontatif, Suriah yang siap berperang dengan siapapun terutama Israel. Suriah yang akan menyebarkan pengaruhnya ke negara-negara sekitar, seperti Lebanon dan Yordania, memanfaatkan jaringan Jihadis dan Islamis di kawasan itu. Membuka diri pada muhajirin (kombatan asing). Serta menyiapkan ribuan kader Istisyhadi di medan perang.
Isu ini telah dibahas oleh Amerika dan IsraeI.
Membunuh Presiden Ahmad al-Syara’ masuk dalam agenda pembahasan di meja rapat pejabat ZiOnist, tapi yang tak bisa mereka kontrol adalah apa yang terjadi setelahnya. Bagaimana jika penganti Jaulani adalah sosok yang lebih berbahaya?
Sedangkan Amerika cenderung menentang planning pembunuhan. AS lebih suka cara halus dengan mengubah Suriah pelan-pelan.
Kalau di masa lalu, CIA suka menjebak dan menyandera target kelas atas menggunakan ketergantungan, kemewahan, kesenangan, wanita atau cara kotor lainnya.
Namun mau bagaimanapun musuh ingin mengendalikan negeri Syam, yang menjamin negeri Syam sebagai garis depan kebangkitan dunia Islam itu adalah ﷲ. Entah di tangan Jaulani atau penggantinya.
(Pega Aji Sitama)







Komentar