Anjay, dana Riset se-Indonesia Raya cuma 2 hari MBG

Berdasarkan informasi terbaru per April 2026, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) resmi mengumumkan pendanaan riset untuk tahun anggaran 2026 dengan total alokasi Rp1,7 triliun.

Berikut adalah poin-poin kunci terkait dana riset tersebut:

  • Total Pendanaan: Rp1,7 Triliun yang dialokasikan untuk 18.215 kegiatan riset di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.
  • Fokus Riset: Pendanaan ini difokuskan pada delapan bidang strategis nasional, termasuk ketahanan pangan, energi, kesehatan, dan hilirisasi.
  • Waktu Pengumuman: Penerima pendanaan diumumkan secara resmi pada April 2026, dengan pendanaan yang diharapkan cair segera.
  • Hilirisasi & Kolaborasi: Program ini menekankan pada kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri, serta hasil riset yang berdampak langsung (hilirisasi).

Jumlah dana riset se-Indonesia tahun 2026 ini menjadi sorotan publik dan dibandingkan dengan anggaran MBG yang menghabiskan Rp 1,2 Triliun per hari.

“Anjay, dana riset se-Indonesia raya cuma 2 hari MBG,” sentil Ardianto Satriawan @ardisatriawan.

“Dana riset setahun: 1,7T
setara ±1,5 hari MBG
prioritas pembangunan kita terlihat jelas
sains bukan di antaranya 😔,” ujar akun X @nezzaaaaaaaa.

PANTESAN TERTINGGAL JAUUUUHHHHH DENGAN IRAN 🇮🇷

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 komentar

  1. Pantesan rakyatnya pada bego, lebih suka jd penjilat. Dididik biar pada pinter gak mau….enak tinggal mangap dapat mbg. orangtuanya pada nganggur cari kerjaan susah akhirnya jadi begal atau rampok…..

  2. Mungkin nanti Wowo akan memerintahkan untuk meriset taik para pelajar Indonesia, apakah taik atau feses mereka meninggalkan jejak gizi yg ditinggalkan dalam badan mereka.