Dari pidato PS menyikapi situasi saat ini ada satu pernyataan yang menarik perhatian saya. PS meminta dukungan Rakyat dan meminta Rakyat mempercayai Pemerintahan yang ia pimpin.
Pernyataan ini bukan pernyataan biasa karena keluar dari mulut orang nomor 1 seorang kepala pemerintahan.
Dalam Pernyataan ini sangat jelas tergambar kalau PS sekarang merasa ditinggal dan dikhianati oleh sebagian orang-orang yang ia angkat. Dan ia baru merasa bahwa kepercayaan Rakyat terhadap pemerintahannya ternyata sangat kecil.
Kami memang bukan siapa-siapa namun setidaknya kami adalah orang yang cinta negeri ini, kami tidak ingin Indonesia bubar, kami tidak ingin Indonesia dipimpin oleh penjajah, penjahat dan perampok. Cukup sudah 10 tahun kita dijajah rezim Jokowi. Kita tidak ingin Persatuan Indonesia tercabik cabik hanya karena ulah satu keluarga Solo itu.
Sudah capek kami berteriak agar #AdiliJokowi #MakzulkanFufufafa #GantiKapolri #BersihkanAnasirJkw
Kami kritik tapi dituding “Anak Abah Sakit Hati”. Dituding memancing di air keruh. Kami teriak tapi tak didengar karena ia lebih mendengar pembisik-pembisiknya, tak terdengar karena ditutupi oleh kang cebok dan para penjilat-penjilatnya.
Sekarang sudah last minute kalau gak mau dibilang sudah terlambat.
Jangan sampai terjadi hukum alam:
“Pengkhianat suatu saat akan dikhianati”
Ujung Kota, 29.Agustus 2025; 23.15
Rudy Razi







Komentar