Pada akhir Desember 2025, sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, secara resmi mengonfirmasi bahwa juru bicara legendaris mereka, Abu Ubaidah, telah gugur Syahid.
Abu Ubaidah dikenal sebagai “suara perlawanan” yang telah menjadi juru bicara Al-Qassam sejak tahun 2004 (saat usianya baru 19 tahun!) dan menjadi ikon dalam ‘perang media’ selama operasi ‘Banjir Al-Aqsa’ yang dimulai 7 Oktober 2023.
Berikut adalah poin-poin utama mengenai status terbaru Abu Ubaidah:
- Konfirmasi Kematian: Hamas mengonfirmasi kematiannya melalui pernyataan video pada 29 Desember 2025. Ia dinyatakan gugur akibat serangan udara Israel di lingkungan Rimal, Kota Gaza, yang terjadi pada 30 Agustus 2025. Abu Ubaidah syahid bersama istri dan tiga anaknya. Ibrahim, satu-satunya putra Abu Ubaidah yanag selamat dalam pemboman itu.
- Identitas Asli: Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Al-Qassam untuk pertama kalinya secara resmi mengungkap identitas asli Abu Ubaidah, yaitu Hudhayfah Samir Abdullah al-Kahlout (juga dieja Huthaifa Samir al-Kahlout). Abu Ubaidah lahir 11 Februari 1985.
Simak video clip penampilan 20 tahun Abu Ubaidah menjadi juru bicara perlawanan Palestina di Brigade Al-Qassam Hamas, dari 2004 hingga 2025.
[VIDEO]







Komentar