🔴20 tawanan Israel yang masih hidup, akhirnya dibebaskan Hamas kemarin, Senin 13 Oktober 2025, atau setelah 737 hari perang dan tidak berhasil ditemukan pasukan Israel. Israel terpaksa membebaskan para sandera melalui perundingan dengan Hamas.

7 Oktober 2023 – 13 Oktober 2025 (737 hari keajaiban perlawanan Gaza)
Di antara peristiwa paling langka yang pernah dicatat sejarah modern dalam hal kecerdikan dan keteguhan, adalah kemampuan perlawanan Palestina untuk menyembunyikan para tawanan Israel selama 737 hari, di wilayah yang hanya seluas 360 kilometer persegi, sementara seluruh badan intelijen dunia mencarinya siang dan malam!
Satelit pengintai, pemindaian panas dan optik, sistem pelacakan dan sensor, satuan khusus, mata-mata, dan kecerdasan buatan…
Seluruh perangkat pengawasan manusia dan teknologi bersatu dengan satu tujuan: menemukan para tawanan.
Namun mereka gagal.
Mereka tidak bisa mendapatkannya kecuali lewat perundingan, setelah 737 hari kebuntuan total.
Mengapa mereka gagal?
Karena yang mereka hadapi bukan organisasi biasa, melainkan sebuah sistem perlawanan yang berakar dalam, dengan pengalaman puluhan tahun dalam perang dan penyamaran — struktur yang saling terhubung dengan luar biasa rapat, dengan ketepatan organisasi yang mampu membingungkan intelijen seluruh dunia!
Sebuah sistem yang tahu kapan harus bersembunyi, kapan harus muncul, dan kapan harus membuat musuh kebingungan ketika mereka menyangka telah memegang kendali.
Bayangkanlah pemandangan itu:
- Semua keunggulan teknologi — satelit, drone, alat penyadapan, dan badan intelijen — tak mampu menandingi kecerdasan orang-orang Palestina yang menggali jalan menuju kebebasan dengan kuku dan darah mereka.
- Bahkan iming-iming hadiah 5 juta USD bagi siapa yang memberi info keberadaan tawanan Israel.
- Semuanya tak ada yang berhasil.
Andai saja perlawanan Gaza mendapat suppor total negara-negara Arab, maka peperangan ini akan berakhir bahkan sebelum dimulai, dan umat ini akan menulis sejarahnya kembali hari ini.
737 hari perlawanan dan keteguhan, sebuah bab pelajaran bagi generasi mendatang — bahwa itu adalah satu mukjizat yang hidup di zaman ini.







Komentar