Lebih dari 1.000 pendeta dan pemimpin agama Evangelis Amerika menyelesaikan misi delapan hari pada hari Senin (8/12/2025), yang diselenggarakan oleh Dr. Mike Evans, pendiri Museum Friends of Zion (Sahabat Zionis).
Inisiatif ini merupakan bagian dari misi Evans yang lebih luas untuk melatih 100.000 duta Kristen untuk mengadvokasi (membela) ‘Israel’ dan melawan apa yang ia sebut sebagai “antisemitisme di seluruh dunia.”
Acara tersebut, yang diadakan bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Israel, diakhiri dengan para peserta menerima sertifikat yang menunjuk mereka sebagai “Duta Sahabat Zionis.”

“1.000 pendeta ini mewakili puluhan juta warga Amerika dan memiliki pengaruh besar di media dan media sosial,” kata Dr. Evans.
Peserta terpilih berjanji untuk menunjukkan solidaritas
Peserta dipilih dari lebih dari 2.000 pelamar dan diharuskan untuk berjanji menunjukkan solidaritas dengan orang-orang Yahudi, memperkuat fokus misi pada advokasi dan pendidikan.
Agenda perjalanan mencakup kunjungan ke situs-situs Alkitab seperti Tembok Barat, Gereja Makam Suci, dan Bukit Zaitun, serta lokasi Festival Nova dan pemukiman perbatasan Gaza. Para delegasi bertemu dengan para penyintas, mantan tawanan, dan pejabat ‘Israel’, termasuk Presiden Isaac Herzog, Ketua Knesset (Parlemen), dan para ahli intelijen.
Upacara peringatan di Gunung Herzl menampilkan doa untuk perdamaian dan penghormatan kepada tentara ‘Israel’ yang gugur.
Pendeta Mike Atkins mengatakan, “Kami berupaya untuk menyatukan para pemimpin Kristen evangelis di Amerika dengan Israel dan orang-orang Yahudi, dan untuk melawan persepsi bahwa komunitas ini terpecah.”
Tamryn Foley menambahkan, “Saya akan pulang dengan semangat membara untuk memastikan kaum muda di negara saya mengetahui kebenaran.”
Rencana ekspansi di masa depan
Evans mengumumkan rencana ambisius, termasuk melatih 10.000 duta tambahan selama 36 bulan ke depan, meluncurkan akademi daring bernama FozEye untuk mendidik jutaan kaum Evangelis, dan mendirikan lembaga kajian dan penelitian evangelis pertama.
Rencana tersebut juga mencakup Pameran Donald Trump di Museum Sahabat Zion, sebagai pengakuan atas kontribusinya kepada ‘Israel’.
Sumber:
https://en.royanews.tv/news/65663/1%2C000-US-pastors-trained-in-‘Israel’-for-propaganda







Komentar