⭕️ BREAKING: Gedung Putih sedang mempertimbangkan rencana untuk merekrut kejahatan terorganisir dan geng pengedar narkoba untuk membentuk pasukan polisi Gaza yang baru, lapor The Telegraph. Proposal tersebut, yang didukung oleh Israel, akan banyak mengambil anggota dari milisi anti-Hamas yang telah dipersenjatai Israel sejak Oktober 2023.
Gagasan ini muncul ketika Trump mengadakan pertemuan “Dewan Perdamaian” pada hari Kamis (19/2/20260, untuk mencari dana dan pasukan bagi pasukan stabilisasi yang diamanatkan PBB yang akan mengawasi unit polisi Gaza yang baru dan berkoordinasi dengan militer Israel di luar Jalur Gaza.
Menurut laporan, mantan utusan Trump, Aryeh Lightstone (foto) dan Jared Kushner membentuk “Hilton Club,” dan terlibat dalam membentuk sebagian besar proposal ekonomi dan keamanan Gaza pascaperang, beroperasi dari hotel-hotel mewah tepi pantai di Tel Aviv.
Seorang juru bicara pemerintahan Trump mengatakan kepada The Telegraph bahwa upaya perencanaan masih berlangsung untuk mengembangkan proses penyaringan bagi pasukan polisi Gaza yang diusulkan dan bahwa para pejabat tidak ingin “mendahului proses tersebut,” menambahkan bahwa Hamas harus sepenuhnya dan segera melakukan demiliterisasi (pelucutan senjata) terlebih dahulu. The Telegraph mengatakan AS tidak membantah mempertimbangkan pendekatan tersebut.
INILAH YANG KEMARIN DITEGASKAN PEMIMPIN HAMAS KHALID MESHAAL menolak seruan untuk melucuti senjata faksi-faksi Palestina di Gaza.
Khaled Meshaal: Israel ingin mengambil senjata Perlawanan Palestina dan memberikannya kepada milisi untuk menciptakan kekacauan dan pembunuhan
Ia berpendapat bahwa melucuti senjata rakyat yang masih berada di bawah pendudukan hanya akan menjadikan mereka “korban empuk untuk dimusnahkan”.







