Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, secara terbuka melayangkan tantangan debat kepada Presiden Prabowo Subianto. Tantangan ini merupakan kelanjutan dari berbagai kritik tajam yang ia sampaikan terhadap kebijakan pemerintah.
Tantangan itu disampaikan saat Tiyo Ardianto menjadi narasumber dalam kanal YouTube Abraham Samad Speak Up beberapa hari lalu.
Dalam pernyataannya, Tiyo Ardianto menilai kepala negara terlalu bergantung pada laporan dan data yang disampaikan pembantu-pembantunya tanpa membuka ruang uji publik secara langsung.
Ia menyebut mahasiswa perlu diberi kesempatan untuk menguji klaim pemerintah di ruang akademik yang terbuka.
Tantangan Ketua BEM ini disambut antusias netizen.
“Bikin di GBK, bayar berapapun gw jabanin. Gw pengen liat @prabowo + Pemerintah digoblok-goblokin,” cuit akun X @Opposite6888.
Berikut adalah poin-poin utama terkait isu tersebut:
- Substansi Tantangan: Tiyo menantang Presiden Prabowo untuk melakukan debat terbuka di hadapan mahasiswa guna menguji gagasan dan kebijakan pemerintah secara transparan tanpa pembatasan pertanyaan.
- Isu yang Diangkat: Fokus utama kritik dan tantangan debat ini berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemangkasan anggaran pendidikan, serta pidato Presiden yang dinilai hanya “omon-omon” atau sekadar retorika.
- Konteks Kontroversi: Sebelum tantangan ini, Tiyo sempat menjadi sorotan karena pernyataan kerasnya yang menyebut Presiden “bodoh” dalam sebuah forum diskusi. Tiyo juga menyebut MBG MALING BERKEDOK GIZI. Hal ini memicu reaksi keras dari pendukung pemerintah.
- Respons Istana: Hingga saat ini, pihak Istana belum memberikan tanggapan resmi terkait tantangan debat terbuka tersebut.
[VIDEO TANTANGAN KETUA BEM UGM]







Di boongin ketua BGN aja dia percaya…
Mana ada SPPG motong 1 sapi saat kasih menu daging..
Filling saya tidak akan terjadi debatnya..
debat tidak akan terjadi..
Siap meramaikan … tapi sy yakin kalaupun Tiyo siap debat, prabowonya yg ngeles, emang enak apa disetrika ampe gosong sm anak baru gede?
Wowo mana beranilah,dbat sama anis yg masih trbatas sj gelagapan yg ujung2nya baper sampai skrng gak smbuh2. Apalagi dg mhsiswa yg energinya masih meledak ledak bisa2 wowo lngsung strook