Willy Amrul, adik Buya Hamka yang Murtad dan menjadi Pendeta

Poin Penting tentang Willy Amrul

✍🏻Arif Wibowo

Saat sahur tadi, melintas di lini masa saya, tulisan tentang Willy Amrul, adik Buya Hamka yang murtad dan menjadi pendeta.

Dari berbagai tulisan tentang Willy Amrul yang saya baca di media sosial, titik tekannya selalu, seorang adik ulama kondang yang menjadi pendeta, tanpa menyertakan poin-poin penting yang melatar belakangi.

Karenanya, menurut saya, poin-poin penting dalam hidup Willy Amrul perlu disampaikan, agar pemahaman tentang sosoknya jadi lebih utuh.

  • Lahir dengan nama Abdul Wadud Karim Amrullah. Ia adalah adik Buya HAMKA (Haji Abdul Malik Karim Amrullah), satu ayah beda ibu pada tanggal 6 Juni 1927.
  • 8 Agustus 1941, ikut bersama ayahnya dibuang Belanda ke Sukabumi. Setelah ayahnya meninggal ia bertualang baik tubuh maupun pikirannya.
  • Berbeda dengan Buya Hamka yang belajar pada HOS Cokroamimoto dan Ki Bagus Hadikusumo, Abdul Wadud lebih menyukai pemikiran kiri. Kemudian merantau ke Belanda dan akhirnya ke Amerika dan menetap di San Fransisco.
  • Di Amerika aktif di Ikatan Masyarakat Indonesia (IMI) dan Islamic Centre.
  • Pada tahun 6 Juni 1970, menikah dengan Vera Ellen George, perempuan Indo-Eropa, secara Islam dan istrinya masuk Islam.
  • Tahun 1977, keluarga Amrul pulang ke Indonesia, tinggal di Bali, bekerja di Biro Perjalanan milik Hasyim Ning, selain itu juga membuka toko.
  • Kondisi keuangan memburuk, toko sering kecurian, sering terjadi pertengkaran besar, akhirnya istri kembali ke agama Kristen di tahun 1977.
  • Willy Amrul akhirnya kalah secara iman dan masuk Kristen di tahun 1983, dua tahun setelah wafatnya Buya Hamka. Dibaptis oleh pendeta Gerard Pinkston diberi nama baptis William, akhirnya dikenal dengan nama Willy Amrul.
  • Oleh pihak gereja, ia kemudian dikursuskan sebagai pendeta di Amerika dan menjadi penginjil.
  • Ketika kembali ke Indonesia, ia declare sebagai pengusaha dengan nama Badru Amrul bukan sebagai misionaris. Menjadi pembina Persekutuan Kristen Sumatera Barat, bersama pendeta lokal Yanuardi Koto.
  • Tahun 1999, geger gedhen (heboh), karena Willy Amrull dituduh terlibat pembaptisan paksa dan pemerkosaan terhadap siswi Madrasah Aliyah Negeri 2 Padang.
  • Akan tetapi, ketika akan disidang, ternyata Willy Amrul sudah menghilang, lari, kembali ke Amerika Serikat.
  • Meninggal dunia 25 Maret 2012, dalam usia 84 tahun di Los Angeles California.

Jadi kalau kemarin saya nulis istri M. Yamin yang berpangkat pang-enam, maka kemungkinan besar Vera Ellen George ini pangkatnya pang-sembilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar