UNTUNG BESAR

Baru-baru ini, viral sebuah video di media sosial X yang memperlihatkan seorang anak laki-laki pulang sekolah sambil membawa menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa dua tahu kuning dan satu ikan bandeng dalam plastik putih.

Video berdurasi 26 detik itu menimbulkan pertanyaan dari orang tua mengenai penyajian menu MBG, apakah harus digoreng sendiri di rumah.

Tulisan dalam video menyebut “MBG SD PL Sedayu SPPG Argosari Sedayu, menunya semakin ngawur,”

Menanggapi hal tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bantul, Hermawan Setiaji, menegaskan bahwa menu MBG sudah sesuai nilai gizi dan disertai petunjuk konsumsi.

“Ora sah sik aneh-aneh, yang penting kandungan gizi masuk,” ujarnya.

Kepala SPPG Argosari, Muhammad Labib Jalali, memberikan klarifikasi bahwa menu ikan bandeng dan tahu tersebut sudah dikukus/diungkep, hanya tidak diberi bumbu sehingga terlihat polos.

“Itu sudah matang, sudah dikukus. Jadi bisa langsung dimakan,” tegasnya.

Ia menyayangkan unggahan di media sosial tanpa komunikasi terlebih dahulu.

Komentar netizen

“Ngirit banget ya, tahu 2 biji dan satu potong ikan bandeng. Padahal kalau beli tahu di tukang tahu keliling, 5rb dapat banyak. Sepertinya tidak sampai 10rb perporsinya ya itu? Dan masaknya juga dikukus, yang artinya cuma pakai uap air, airnya bisa kita anggap gratis, dan biaya masak terbesar mungkin dari penggunaan gas kompornya saja. Super ngirit, potongannya banyak tuh pastinya. Untung besar ya selama ramadan ini mereka.” (Aleka Rizki Aryadi)

“MBG itu proyek. Bukan program.
Layaknya proyek, dia harus untung entah bagaimana caranya. Soal me mark up proyek dan mencari untung dengan cara lancung, bangsa ini memang jagonya. Dari orang bawah sampai pejabat tinggi, jika diberi kesempatan, mereka akan mempergunakan kesempatan itu dengan sebaik mungkin untuk mencari untung sebanyak mungkin.
Bayangkan jika yang diberi kesempatan itu pribadi yang amanah, jujur, dan bertanggung jawab, pasti negara ini sudah kaya raya.” (Sêtrå Èswé)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

  1. ada didaerah lain MBG anak2 SD dikasih kelapa muda .mereka di suruh buka/ belah sendiri…wow itu SPPG kyk kgk punya karyawan
    mantep bgt