Ulil keliru

✍🏻Lukni Maulana
(Pernah pengurus NU)

Mengaitkan kasus hukum yang menimpa Gus Yaqut Cholil Qoumas dengan martabat Nahdlatul Ulama adalah kekeliruan logika publik.

Sungguh ini proses yang dilakukan oleh KPK menyasar individu, bukan organisasi.

Karena itu, membawa sentimen “warga Nahdliyyin patut marah” sebagaimana disampaikan Gus Ulil Abshar Abdalla justru berisiko memobilisasi emosi kolektif atas persoalan yang seharusnya ditempatkan secara rasional dalam kerangka hukum.

NU sebagai institusi keagamaan besar semestinya dijaga dari reduksi menjadi tameng dalam perkara personal.

Sikap yang lebih intelektual adalah menghormati proses hukum, bukan membingkainya sebagai serangan terhadap identitas organisasi.

(sumber: fb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. koruptor ya KORUPTOR aja, jangan bawa2 organisasi/ nasab dll.
    Putra nabi Adam AS, pembunuh, pura nabi Nuh AS ingkar pada ajaran bapak nya, apalagi manusia bias macam Yakult….
    yg bawa2 NU, otaknya keblinger