UDAH DIKASI GRATIS MENGHUJAT

Saya mau kasih nasihat buat kalian yg kerja di dapur SPPG. Semoga kalian mau dengerin.

  1. MBG itu TIDAK gratis. Itu uangnya dari pajak rakyat dan utang negara. Setahun 330 triliun lebih. Jadi, gaji kalian itu semuanya bukan dari pemilik dapur, boro2 dari yayasan, melainkan dari rakyat banyak.
  2. Sebanyak2nya gaji kalian, maka tetap lebih banyak insentif dan cuan buat pemilik dapur. Jika dapur2 itu dimiliki yayasan, maka lebih buanyak lagi cuan buat yayasan. Yayasan punya 1000 dapur, triliunan duit insentif mengalir deras ke kas yayasan. Entah siapa yg menikmati, tentu ada yg tertawa bahak.
  3. Maka, jika kalian hanya tukang cuci ompreng, sopir mobil, cuci sayur, tukang masak, dll dsbgnya, bekerjalah se-amanah mungkin.
  4. Jika kalian menyaksikan tipu2. Misal, roti di subkon ke mitra, kuitansi Rp 5000, ternyata hanya Rp 3000. Ada pegawai/pemilik dapur yg curang, ngambil komisi, kalian kumpulin bukti2nya.
  5. Jika kalian menyaksikan menu tdk sesuai, tdk masuk akal. Di akun medsos diposting bagus bener, eh yg dibagiin beda, kalian cerewet gitu loh.
  6. Misal lagi, ada roti basi, buah busuk, sayur ulatan dll, kalian cerewet gitu loh. Ayolah, panggil nurani kalian. Jangan anggap remeh hal2 begini.

Jika kalian takut sekali lapor, sayang sama pekerjaan, juga takut ngomong sesama pegawai di dapur; minimal kalian benci sebencinya dalam hati atas perbuatan jahat tsb. Bukan malah belain habis2an dapur. Duh Rabbi, gaji kalian itu BUKAN dari pemilik dapur.

Sy sedih sekali menyaksikan pegawai2 MBG yg habis2an belain dapurnya. Segitunya. Bahkan jika kalian ASN/kepala dapur, apapun itu, ketahuilah gaji kalian itu dari rakyat. Ayo, naikkan literasi kalian atas hal2 ini. Jangan mau malah dicekoki seolah kalian itu pahlawan bagi2 makan gratis. Seolah kalian nasionalis dan patriot sejati. Duh Rabbi, 330 triliun, dan merasa pahlawan?

Sungguh, dik, besok lusa semua akan diminta tanggungjawabnya. Apalagi urusan beginian. Kenapa kamu diam saja, kenapa kamu malah belain yg korup, dll, itu semua akan dibuka seterang2nya.

*Tere Liye

**foto hanya pemanis saja, ilustrasi; sy yakin, tdk ada pegawai dapur SPPG posting caption sebodoh itu. atau banyak?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar