Trump, tatap mata mereka!

Trump, Look Them in the Eyes

Trump, tatap mata mereka!

Pada Sabtu 28 Februari 2026, sebuah serangan udara menghantam Sekolah Dasar Putri Shajarah Tayyebeh di kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan. Peristiwa ini terjadi di hari pertama operasi militer besar-besaran yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

  • Jumlah Korban: Media pemerintah Iran melaporkan setidaknya 165 hingga 175 orang tewas, sebagian besar adalah siswi berusia antara 7 hingga 12 tahun.
  • Kondisi Sekolah: Laporan visual menunjukkan gedung sekolah tersebut hancur total. Analisis menunjukkan adanya “double tap strike,” di mana bom kedua jatuh saat guru dan orang tua sedang mencoba mengevakuasi anak-anak setelah ledakan pertama.
  • Pemakaman Massal: Ribuan pelayat menghadiri pemakaman massal para korban di Minab pada 4 Maret 2026.

Para ahli PBB pada hari Jumat (6 Maret) menggarisbawahi bahwa kematian 165 siswi setelah serangan terhadap sebuah sekolah di Minab, provinsi Hormozgan, Iran oleh rudal AS-Israel merupakan “serangan serius terhadap anak-anak”. Mereka menyerukan penyelidikan independen atas pemboman sekolah pada 28 Februari tersebut.

“Serangan terhadap sekolah merupakan serangan serius terhadap anak-anak, terhadap pendidikan, dan terhadap masa depan seluruh komunitas,” kata para ahli. “Tidak ada alasan untuk membunuh anak perempuan di dalam kelas.”

Ketujuh ahli tersebut – Claudia Flores, Ivana Krstić, Dorothy Estrada Tanck, Haina Lu, dan Laura Nyirinkindi dari kelompok kerja tentang diskriminasi terhadap perempuan dan anak perempuan, Mai Sato, pelapor khusus tentang situasi hak asasi manusia di Republik Islam Iran dan Farida Shaheed, pelapor khusus tentang hak atas pendidikan – menunjukkan bahwa sekolah adalah objek sipil dan anak-anak secara tegas dilindungi berdasarkan hukum humaniter internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar