Apakah pria dengan tongkat itu pernah memperkirakan pertempuran akan berlangsung selama ini?
Ketika ditanya, ia dengan tenang menjawab bahwa ia selalu memperkirakan pertempuran akan berlangsung selama 3 tahun. Ia tahu itu akan menjadi pertempuran yang panjang dan melelahkan, yang mungkin akan merenggut nyawanya sendiri dan hampir seluruh pemimpin perlawanan.

Ia pernah berkata:
“Suatu hari akan tiba ketika pendudukan (penjajah Israel) akan memburu generasi kesepuluh pemimpin kita, mencari siapa pun yang tersisa untuk dibunuh.”
Menurut perkiraannya, perang ini akan mencapai titik itu, begitu sengit dan tanpa henti sehingga hampir setiap anggota gerakan (Hamas) akan menjadi sasaran.
Ia meramalkan perang ini akan menjadi perang jalanan, perang yang akan mempermalukan entitas Zionis, menyeretnya ke dalam konfrontasi yang berkepanjangan, dan melampaui setiap pertempuran sebelumnya.
Dan mengapa semua ini?
Karena ia percaya pendudukan (penjajahan Israel) ini tidak akan pernah bisa digoyahkan dengan cara konvensional, pendudukan ini membutuhkan dorongan yang kuat, sebuah guncangan yang akan mengisolasi dan melemahkannya sedikit demi sedikit sampai mulai runtuh dari dalam.
Pria ini, penulis buku “Bunga Anyelir dan Duri”, pernah menceritakan sebuah mimpi: Ia melihat dirinya berjalan di jalan panjang yang dipenuhi duri. Dengan pedangnya, ia menebas setiap duri, tetapi setiap kali ia membersihkan jalan, duri baru yang lebih besar muncul. Ketika kelelahan menghampirinya, orang-orang datang mengikutinya dan terus mencabut duri-duri itu.
Dan janji akan tetap berlaku, kami tidak akan membiarkan satu pun duri mereka berdiri di tanah para Nabi, wahai pria dengan tongkat.
(Ahmed @ThisahmedR)







Komentar