Terus terang saya terprovokasi dengan berita ini. Ini menandakan betapa bajingannya para politisi kita. Tidak ada satupun! Tidak satupun, orang-orang yang bikin kebijakan ini mau makan makanan yang mereka berikan kepada anak-anak Indonesia. Makanan yang mereka klaim akan membuat anak-anak kita pintar matematika dan bahasa Inggris!
Saya marah! Yang mereka pertaruhkan adalah masa depan negeri ini. Para politisi model ini paling cepat membuka celananya kalau nasionalisme mengharuskan mereka telanjang. Tapi paling cepat membuang muka kalau berurusan dengan rakyat yang harus dilayaninya.
Sekali lagi, mengapa orang-orang seperti ini harus menguasai kita semua? Menentukan masa depan anak-anak kita?
(Made Supriatma)







Komentar