Dr. dr. Tan Shot Yen adalah seorang pakar gizi masyarakat, penulis, dan intelektual publik yang dikenal vokal dalam mengedukasi masyarakat Indonesia mengenai gaya hidup sehat melalui pendekatan holistik dan konsumsi makanan alami (real food).
dr. Tan Shot Yen menanggapi klaim dari Badan Gizi Nasional (BGN) bahwa “layanan MBG tetap harus berlanjut saat libur karena risiko kekurangan gizi justru dapat meningkat pada masa libur sekolah ketika pola makan keluarga tidak terpantau”.
Di akun Instagramnya, dr. Tan Shot Yen memberi tanggapan:
Pertama, Pernyataan ini ada studi berbasis bukti?
Kedua, apakah dengan jajanan UPF (Ultra-Processed Food/makanan olahan industri) keringan bergula dan roti mudah berbuluk lalu diandaikan risiko kekurangan gizi hapus?

Ketiga, bukannya justru libur DI RUMAH jika MBG BERHASIL maka ibu-ibu lebih TEREDUKASI memberi makan anaknya?
Keempat, apakah sebegitu BODOHNYA para orang tua mengasuh anak sehingga negara perlu ambil alih pangan keluarga sehingga anak “tidak berisiko kekurangan gizi”??
***
SELAIN MENGHAMBURKAN DUIT TRILIUN
MBG TERNYATA BIKIN PEJABATNYA-PEJABATNYA SEAKAN MENGANGGAP RAKYAT PADA BODOH SEMUA.
“MBG bukan ngasi makan anak sekolah. Ngasi makan yg punya dapur biar bisa jalan2,” sentil netizen.







Komentar