Tentara Israel mengumumkan telah menemukan jenazah sandera terakhir yang ditahan Hamas di Gaza. Jenazah itu diketahui bernama Ran Gvili, seorang perwira muda Israel yang tewas dalam serangan Hamas 7 Oktiber 2023 dan jenazahnya dibawa ke Gaza oleh Hamas.
Jenazah Ran Gvili ditemukan pada Senin (26/1/2026) setelah pihak Hamas memberi tahu lokasinya.
“Setelah selesainya proses identifikasi oleh Pusat Kedokteran Forensik Nasional bekerja sama dengan Kepolisian Israel dan Rabbinat Militer, perwakilan [militer] memberi tahu keluarga Ran Gvili bahwa jenazahnya telah dikembalikan untuk dimakamkan,” kata juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, dilansir Al Jazeera, Selasa (27/1/2026).
“Dengan demikian, semua sandera yang ditahan di Jalur Gaza telah dipulangkan,” tambahnya.
“Pengembalian para sandera, termasuk sandera terakhir yang meninggal, dilakukan selama dua tahun pertempuran sengit dan mewakili janji antara IDF (militer) dan warga Negara Israel — untuk tidak pernah meninggalkan siapa pun,” kata militer dalam sebuah pernyataan.
Dilansir AFP, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Israel telah menyelesaikan misi moral usai sandera terakhir berhasil dipulangkan.
Netanyahu pada hari Senin (26/1) mengatakan kepada Knesset, “pemerintah Israel telah menyelesaikan misi moral dan etisnya untuk membawa pulang semua sandera, baik yang hidup maupun yang gugur”.
Sebelumnya, Netanyahu menyebutnya sebagai “pencapaian luar biasa bagi Negara Israel”.
“Kami berjanji-dan saya berjanji-untuk membawa semua orang kembali. Kami membawa mereka semua kembali, hingga tawanan terakhir.”
Sandera terakhir ini menjadi ganjalan dan alasan pihak Israel selama ini untuk menutup perbatasan Rafah selama belum ditemukan. Juga menjadi ganjalan untuk ke tahap dua gencatan senjata. Kini pihak Israel tidak punya alasan lain.
Rekaman yang diposting oleh juru bicara militer ‘Israel’ menunjukkan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, bersama dengan perwira dan prajurit berpangkat tinggi lainnya, memberi hormat kepada jenazah Ran Gvili, tawanan terakhir yang ditahan di Gaza sejak 7 Oktober 2023.
Dengan kepulangannya, pemerintah ‘Israel’ melaporkan bahwa untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, tidak ada lagi tawanan ‘Israel’—baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal—yang berada di Jalur Gaza.
[VIDEO]







Komentar