Taliban Siap ‘Bantu’ Iran Jika AS Serang Teheran

Juru bicara Taliban atau Imarah Islam Afghanistan (IIA), Zabihullah Mujahid, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan radio berbahasa Pashto dari Iran bahwa IIA akan siap menunjukkan solidaritas dan mungkin bekerja sama dengan Iran jika Amerika Serikat (AS) menyerang Republik itu.

Namun, dia menekankan bahwa ini bukan komitmen untuk ikut dalam perang secara langsung, melainkan bentuk dukungan bila diminta dan sesuai dengan kondisi tertentu.

Dilansir Times of India (16/2/2026), pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran terkait isu nuklir dan potensi serangan militer, serta negosiasi diplomatik yang sedang berlangsung.

Mujahid menyatakan bahwa IIA lebih memilih solusi diplomatik dan negosiasi daripada konfrontasi militer, meskipun ia mengakui kemungkinan koordinasi atau dukungan terhadap Iran sebagai negara tetangga.

Beberapa laporan internasional juga mencatat bahwa IIA, yang menjadi kekuatan penguasa di Afghanistan sejak 2021, telah mencoba menjaga hubungan yang pragmatis dengan negara-negara tetangga seperti Iran, termasuk kerja sama dalam isu perbatasan, migran, serta masalah keamanan regional, bukan keterlibatan langsung dalam konfrontasi militer dengan kekuatan besar seperti Amerika Serikat.

Namun, tidak ada sumber arus utama yang melaporkan IIA telah menyatakan akan membantu Iran jika diserang AS.

Pernyataan IIA terkait dukungan kepada Iran lebih bersifat simbolik dan politis, mengingat hubungan kedua negara pernah mengalami pasang surut, tetapi menunjukkan bahwa IIA siap berada di pihak sekutu regional dalam kondisi krisis militer tertentu. (arrahmah.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar