Sistem Pertahanan Udara Iran Tembak Jatuh Enam Drone Hermes Canggih

Militer Iran melaporkan bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil menembak jatuh enam drone canggih jenis Hermes dalam 24 jam terakhir saat melintas di wilayah udara Iran.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Selasa (3/3/2026), Angkatan Darat Iran menyebut drone-drone tersebut berhasil dicegat dan dihancurkan oleh sistem terpadu milik Pangkalan Pertahanan Udara Khatam al-Anbiya.

Menurut keterangan tersebut, enam drone “Hermes” yang dikategorikan sebagai drone tempur canggih ditembak jatuh di sejumlah wilayah berbeda, yakni Isfahan, Qasr-e Shirin, Tabriz, Provinsi Khuzestan, serta kawasan Teheran Raya.

Militer Iran menambahkan, sejak pecahnya konflik pada Sabtu lalu, total 35 drone canggih milik musuh telah berhasil diintersepsi dan dihancurkan oleh sistem pertahanan udara negara itu.

Operasi pencegatan ini disebut melibatkan unit pertahanan udara berbasis darat, jet tempur Angkatan Udara, serta satuan dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Seluruh unsur tersebut beroperasi di bawah jaringan pertahanan udara terpadu nasional.

Di tengah eskalasi yang terus meningkat, IRGC sebelumnya juga mengklaim telah menargetkan dan melumpuhkan sistem pertahanan rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) milik Amerika Serikat yang beroperasi di kawasan Asia Barat.

Iran menyatakan serangan dan operasi militer yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari respons balasan terhadap apa yang mereka sebut sebagai agresi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Republik Islam Iran pada akhir pekan lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *