SIAPA YANG BERMAIN

Oleh: Hendrajit (Analis Global Future Institute)

Crawling (penggulingan secara perlahan) diawali dengan eskalasi konflik meningkat, lalu kutub-kutub pemain politik yang bersaing (baik terang terangan atau diam diam), bertarung mendaki ke puncak.

Masalah jadi sederhana kalau kutub yang bertarung hanya 2 kutub. Tapi kalau banyak kutub kayak 1965 dan 1998, hasilnya sulit diprediksi.

Jadi dalam crawling beda dengan Putsch. Putsch para elit cuma merebut tuas-tuas mesin istana dari kubu A ke kubu B tapi presiden tetap pegang kendali pada akhir permainan. Jadi putsch sebagai tujuan. Terlepas hasil akhirnya menang atau kalah.

Malari 1974 contoh nyata dari namanya Putsch. Cuma buat nggeser tuas mesin yang tadinya jenderal Ali Murtopo dan Jenderal Sumitro saling rebutan. Tapi akhirnya dua-duanya dilumpuhkankan Suharto. Maka Sudharmono jadi simpul baru pemegang tuas mesin istana. Terus lanjut sampai Murdiono dan klan politiknya.

Dalam proses crawling kayak tanggal 25 dan 28 Agustus kemarin, masih harus dicermati apa benar hanya kutub Prabowo vs Jokowi.

Pada 1965 setelah G30S, ada tiga kutub yang main. Sukarno vs Nasution yang satu skema sama Suharto. Bahkan M Yusuf yang satu skema sama Suharto pada dasarnya merupakan kubu tersendiri.

1998, awalnya terkesan cuma antara Wiranto vs Prabowo. Ternyata ada kutub lain ikut main, Hendropriyono. Hasil akhir yang menang Gus Dur dan Mega (setelah wir lumpuhkan prabowo). Tapi kemudian wir juga lumpuhkan hendro yg diprotek mega atas bantuan gus dur. Setelah itu gus dur vs mega laga di MPR dan menang.

Tapi dalam crawling tanggal 25 dan 28 Agustus kemarin, Putsch bukan tujuan. Tapi pintu pembuka para elit adu cepat mendaki ke puncak gunung.

Apakah Prabowo sudah membaca konstalasi saat ini sudah mengarah ke crawling dengan banyak kutub alias multipolar alih-alih putsch yang biasanya cuma dipicu perseteruan dua kutub dalam istana?

Kalau iya, pemberian bintang mahaputra ke 100an orang itu sebenarnya mau ngasih kode apa? Sebab ragam kutub yang menerima bintang mahaputra itu ada banyak yang ikut bernain dalam skema crawling itu.

(Sumber: fb penulis)

Komentar