SI PALING ETIKA, NDASMU ETIK!

Si paling etika gak pernah ngaca!

Prabowo-Gibran menjadi presiden dan wakil presiden itu dengan pelanggaran etika dan cacat moral atas Keputusan MK yang meloloskan Gibran padahal tidak memenuhi syarat minimal umur berdasar Undang-Undang. Tapi oleh Paman MK diakali.

Paman MK yang menjadi Ketua MK itu akhirnya divonis pelanggaran etik berat yang telah meloloskan Gibran.

Anwar Usman Langgar Etik Berat, Pencalonan Gibran Dinilai Cacat Moral

Pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden (cawapres) Pemilu 2024 dinilai cacat moral.

Sebab, Gibran lolos sebagai bakal cawapres berkat Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023.

Sementara, Anwar Usman yang mengetuk putusan tersebut baru-baru ini dicopot dari kursi Ketua MK oleh Majelis Kehormatan MK (MKMK) dan dinyatakan melakukan pelanggaran etik berat karena penanganan uji materi perkara itu.

“Pencalonan Gibran Rakabumi Raka juga tidak etis atau cacat moral karena persyaratan terkait usia diambil lewat sebuah proses pengadilan yang tak bermoral dan beretika,” kata Koordinator Komite Pemilih Indonesia (Tepi) Jeirry Sumampow kepada Kompas.com, Kamis (9/11/2023).

Jeirry mengatakan, meski putusan MKMK tak bisa membatalkan Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023, namun pencopotan Anwar Usman sebagai Ketua MK membuktikan bahwa telah terjadi masalah serius dalam uji materi perkara usia capres-cawapres ini.

Putusan MKMK, kata dia, menunjukkan bahwa ada “persekongkolan jahat” antara hakim MK dalam memutus perkara nomor 90/PUU-XXI/2023.

Dengan demikian, putusan tersebut cacat secara etik.

“Akibatnya, ada masalah etik moral yang sangat serius terkait dengan pencalonan Gibran Rakabumi Raka sebagai calon wakil presiden dari Prabowo Subianto. Jadi secara etik moral, pencalonan Gibran Rakabumi Raka mestinya batal,” ucap Jeirry, dilansir KOMPAS.

NDASMU ETIK!

Lebih miris lagi pernyataan Prabowo saat pidato di acara Gerindra usai debat capres dimana Capres 01 Anies Baswedan menanyakan tanggapan Prabowo atas pelanggaran etika Ketua MK yang meloloskan Gibran sebagai cawapres.

Saat pidato dihadapan massa Gerindra itu Prabowo malah mengejek Anies, “Soal etik etik etik… ndasmu etik!”

[VIDEO]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 komentar

  1. Komen presiden dan para bawahannya rejim pak ndas ini ibarat emak2 naik motor “belok kiri sen kanan” … yg dikritik korupsi MBG, dijawab pake bualan sdh ngasih makan 60 jt orang dll … sama wkt kritik lambatnya penanganan bencana Sumatra, jawabnya apa coba? Gajetot! Menurut sy sih rejim pak ndas gaya komunikasinya lebih buruk dr rejim mulyono yg seringnya dijawab dg “yntkts” …

  2. kalah bangkit lagi,.. kalah lagi, maju lagi,… kalah lagi, maju lagi … begitu menang, kirain usaha sendiri … ternyata banyak yang harus di balas… etika pun menghilang