Serangan Israel menewaskan 31 orang, termasuk anak-anak, dalam pelanggaran gencatan senjata baru di Gaza. Dimana Dewan Perdamaian?!

  • At least 31 Palestinians, including at least six children, have been killed in Israeli attacks on Gaza City and Khan Younis in the Gaza Strip since dawn, according to medical sources speaking to Al Jazeera.
  • The violence comes a day before Israel is due to reopen the Rafah crossing, which links Gaza with Egypt, on Sunday for the first time since May 2024.
  • Gaza’s Government Media Office says more than 500 Palestinians have been killed by Israeli forces since a United States-brokered ceasefire in Gaza came into effect on October 10.
  • Israel’s genocidal war on Gaza has killed at least 71,769 people and wounded 171,483 since it began in October 2023. An estimated 1,139 people were killed in Israel during the Hamas-led, October 7, 2023 attacks, with about 250 taken captive.

Menurut sumber medis yang berbicara kepada Al Jazeera, sedikitnya 31 warga Palestina, termasuk setidaknya enam anak-anak, telah tewas dalam serangan Israel di Kota Gaza dan Khan Younis di Jalur Gaza sejak subuh, Sabtu (31/1/2026).

Kekerasan ini terjadi sehari sebelum Israel dijadwalkan untuk membuka kembali penyeberangan Rafah, yang menghubungkan Gaza dengan Mesir, pada hari Minggu untuk pertama kalinya sejak Mei 2024.

Kantor Media Pemerintah Gaza mengatakan lebih dari 500 warga Palestina telah tewas oleh pasukan Israel sejak gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat di Gaza mulai berlaku pada 10 Oktober.

Perang genosida Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 71.769 orang dan melukai 171.483 orang sejak dimulai pada Oktober 2023. Diperkirakan 1.139 orang tewas di Israel selama serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023, dengan sekitar 250 orang ditawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *