Sang Sniper Al-Qassam “Pemanen Nyawa Zionis”

Sang Sniper Al-Qassam

“Pemanen Nyawa Zionis”

Ahmad Hassan Suwailim, komandan unit penembak jitu di Batalyon Beit Hanoun yang tergabung dalam Brigade Izzuddin al-Qassam, telah gugur sebagai syahid pada malam Senin lalu (sekitar 9-10 Februari 2026) akibat serangan udara zionis Israel yang menargetkan sebuah bangunan tempat tinggal di kawasan an-Nasr barat laut Kota Gaza.

Bersamanya gugur Ibrahim az-Za’anin (Abu Ahmad), serta seorang anak perempuan, dan beberapa orang lainnya terluka.

Pendudukan (Israel) secara resmi mengumumkan pembunuhan terhadapnya pada hari Rabu, 11 Februari 2026, menuduhnya bertanggung jawab langsung atas serangkaian operasi penembakan jitu dan operasi-operasi hebat selama pertempuran darat di utara Jalur Gaza sepanjang tahun 2025, yang menurut pernyataan Israel menyebabkan:

  • Tewasnya 7 tentara Israel dan luka-luka berat pada 7 lainnya.
  • Yang paling menonjol adalah operasi pada 7 Juli 2025 yang mengakibatkan tewasnya 5 tentara Israel dan luka-luka pada dua lainnya.
  • Belum lagi puluhan operasi lain yang tidak terdokumentasikan.

Media Israel (seperti Channel 14) menggambarkannya sebagai “orang yang membunuh setidaknya 7 dari tentara kami”, dan “penembak jitu Beit Hanoun” yang memberikan kerugian besar bagi pendudukan.

Dari sisi Palestina, syahid ini digambarkan sebagai seorang suami dan ayah yang sebelumnya telah kehilangan istri dan ketiga anaknya dalam serangan bom Israel selama Thufanul Aqsha berlangsung, namun tetap melanjutkan perjuangan dengan keteguhan dan keyakinan.

Kata-katanya yang menyentuh beredar luas seperti:
“Darah kami, jiwa kami, anak-anak kami, istri-istri kami, dan diri kami sendiri akan menjadi ringan; demi meninggikan agama ini”, serta “Bergembiralah, karena debu di jalan Allah tidak akan berkumpul bersama asap neraka Jahannam”.

Jenazahnya dimakamkan dalam pemakaman besar-besaran di Gaza, di tengah kesedihan dan kebanggaan rakyat yang agung. Rekan-rekannya serta penduduk kota menyebutnya sebagai “pemanen nyawa zionis”.

Semoga Allah merahmati Syahid Ahmad Suwailim beserta rekannya dan seluruh syuhada Gaza, serta menempatkan mereka di surga yang luas bersama para syuhada dan shalihin.

[Pemakaman beliau rahimahullah]

[Klip pertempuran beliau rahimahulllah]

Komentar