REVOLUSI IRAN

✍🏻Abdul Gaffar Karim (Dosen Fisipol UGM)

Revolusi Iran adalah sebuah inspirasi penting yang melahirkan gelombang pemakaian jilbab di Asia Tenggara.

“Lautan jilbab,” kata Cak Nun.

Itu muncul setelah media memberitakan suasana di Iran saat monarki sekular dijatuhkan oleh gerakan para mullah.

Dalam pemberitaan² itu, nampak para perempuan Iran mengubah cara berbusana, dan mengenakan jilbab² hitam. Itu adalah pemandangan yang luar biasa. Lautan jilbab sebenarnya adalah nuansa Revolusi Iran.

Tentu saja, sebagian kaum Muslimin hari ini akan membantah inspirasi jilbab dari Iran itu.

Mereka Syiah. Kita adalah Sunni, yang menurut beberapa orang lebih baik dan lebih muslim dari Syiah. Bagi sejumlah orang, Syiah itu bahkan bukan Muslim.

Tapi sejarah memang mencatat bahwa revolusi mereka memberi inspirasi besar bagi kaum Muslimin sedunia.

Hari ini, mereka pula yang dengan gagah membombardir IsraeI.

Jika dengan ijin Allah mereka punya kekuatan untuk menghapus IsraeI dari peta, akankah kaum Sunni menyangkalnya, seperti disangkalnya inspirasi jilbab?

Sebagai bagian dari kaum Sunni, saya tidak kaget kalau penyangkalan itu terjadi.

Kami memang biasa beragama sambil berdusta…
😄😄😄

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 komentar

  1. Pertama, iran diserang oleh amrik cs, dia mempertahankan entitas negaranya, persoalannya semudah itu.

    Kedua, hanya islam agama yg diridhoi Allah, tidak boleh ada embel2 lain. Jika ada embel2 lain, maka jelas bukan Islam. sesimple itu.

    #KHABY LAME, dgn 2 tangan & wajah datarnya.

  2. Ya MUNAFIK itu walau disembunyikan dalam-dalam di hati tapi tetap saja tampak di perbuatan. Korupsi di segala bidang bahkan dana HAJI pun tak luput. Bohong berkali-kali dgn santuy. Setiap kali berita yg benar keluar dibilangnya HOAX. Ulama-ulama garis lurus dibunuh (400 org) dgn dalih Covid termasuk alm Ustad Tengku Zulkarnain. Anehnya yg dukung rezim, UYM dan HL tetap sehat sampai kini. Toa Masjid dibilang mirip gonggongan anjing dan masih banyak lain lagi. Kepalsuan demi kepalsuan lah yang meruntuhkan Suni dari dalam seperti jatuhnya Cordoba dan Andalusia

    1. Ya sebagai org Suni ASWAJA, kita jujur dan terbuka saja jika ada yg kritik. Mereka SYIAH bisa semaju itu walau di embargo 50 tahun. Lho kita udah merdeka 80 tahun, kilang pemurnian minyak saja tidak punya, korupsi merajalela. Mau menyalahkan siapa, nyalahkan Syiah ?! Pilpres kemarin saja, yg bancakan korupsi CINDO 9 Naga tapi yg disalahkan Yaman. Sekarang kita FAIR saja. Jangan-jangan Noda Arang di muka tapi cermin yang dibelah (prilaku selalu cari kambing hitam/ tak sportif)

  3. Ya sebagai org Suni ASWAJA, kita jujur dan terbuka saja jika ada yg kritik. Mereka SYIAH bisa semaju itu walau di embargo 50 tahun. Lho kita udah merdeka 80 tahun, kilang pemurnian minyak saja tidak punya, korupsi merajalela. Mau menyalahkan siapa, nyalahkan Syiah ?! Pilpres kemarin saja, yg bancakan korupsi CINDO 9 Naga tapi yg disalahkan Yaman. Sekarang kita FAIR saja. Jangan-jangan Noda Arang di muka tapi cermin yang dibelah (prilaku selalu cari kambing hitam/ tak sportif)

  4. Revolusi Jilbab memang tidak selalu terinspirasi oleh Revolusi Iran, tp jg dari Gerakan Islam yg sedang mengembangkan ajarannya & metodologinya ke berbagai negara termasuk Indonesia semial Ikhwanul Muslimun & Jamaat Islami.