Purbaya gak punya hati nurani

Sebagai insan yang bernegara dan memiliki hati nurani, agaknya sulit bagi kami untuk tidak mengutuk dan mengecam perkataan / guyonan Menteri Keuangan ini.

Apalagi ia mengatakannya di Rapat Paripurna Kabinet, sebelum Lebaran. Di tengah-tengah kondisi yang baik luar maupun dalam negeri lagi gak baik-baik aja.

Pernahkah ia menatap langit-langit kamar sebelum terlelap sembari membayangkan pedagang cobek batu yang memikul dagangannya yang berat itu, berjalan kaki berkilo-kilo meter? Atau lansia renta yang menjual dipan atau kursi kayu yang diangkut menggunakan gerobak? Atau tukang pentol yang omsetnya terus merosot turun semenjak ada MBG tetapi cicilan KUR-nya tetap jalan? Pernahkah ia membayangkan ribuan pengungsi bencana di Aceh atau di manapun itu yang saat ini meringkuk kedinginan dan kelaparan sebab progres bantuan dari pemerintah selalu tersendat?

Sosok-sosok itu kah yang dimaksud? Sosok-sosok itu kah yang Purbaya maksud “yang gak ada duit”? Emang mereka pernah ya mendikte kinerja pemerintah? Menjelek-jelekkan kerja-kerja kementerian keuangan?

Purbaya bangsat. Padahal ya kalau sosok-sosok itu pulang ke rumah dan membuka tudung saji, belum tentu ada hidangan di atas meja. Harga bensin naik, harga sembako naik, harga susu anak naik, harga obat-obatan naik, daya beli masyarakat turun, mereka kena imbasnya langsung, itu salah siapa kalau bukan salah kementerian keuangan? Tapi di tengah-tengah ikhtiarnya masyarakat miskin, emang mereka selalu memaki-maki pemerintah?

Kalau kamu sudah merasa gelisah dengan kritik, merasa lelah dijelek-jelekan atas kinerjamu, pur, purbaya, maka lampiaskan saja hinaanmu itu pada kami. Lampiaskan guyon satirmu yang terkesan memaksa itu kepada kami. Jangan pukul rata pada mereka “yang gak punya duit”. Rakyat yang gak punya duit di negara ini tuh banyak, Goblok. Seabrek. Guyonmu sangat salah tempat dan sama sekali gak tau waktu.

Menteri bajingan.

(@menuembegejelek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar