Perjamuan Terakhir Anggaran Rakyat

Perjamuan Terakhir Anggaran Rakyat

Katanya 335 triliun rupiah APBN dikuras habis demi proyek makan siang yang aromanya lebih kental bau amis bagi-bagi jatah daripada bau gizi untuk rakyat.

Kita sedang menonton teater perampokan sistemik di mana gerombolan lama difasilitasi penguasa baru untuk memanen untung di atas piring makan anak sekolah yang dijadikan properti sandiwara.

Narasi kasih sayang terhadap generasi masa depan hanyalah gincu untuk menutupi pesta pora para vendor raksasa yang sudah siap menyedot pundi-pundi negara lewat lubang kebijakan yang sengaja dibuat longgar.

Sepertinya, setiap butir nasi yang dibagikan memiliki tarif komisi tersembunyi yang harus dibayar mahal oleh pajak keringat warga selama bertahun-tahun ke depan.

Masih percaya ini soal kesehatan bangsa, atau sudah sadar bahwa nurani penguasa memang sudah resmi pindah ke kantong para pemburu rente? .

(ET Hadi Saputra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar