Perdebatan Penentuan Awal Ramadhan di Saudi

Meskipun masih menunggu kabar hasil penentuan ru’yatul hilal yang akan diumumkan hari ini 29 Sya’ban 1447 H (Saudi acuan hanya ru’yatul hilal, hukan hisab -red), lini masa media sosial di Saudi diwarnai dengan prediksi dan pendapat bermacam tentang kapan awal Ramadhan mulai, antara hari Rabu atau Kamis.

Saudi News merangkum pendapat-pendapat organisasi astronomi dan para ahli, sebagai berikut:

1) Organisasi Astronomi Afaq Al Falakiyah: Awal Ramadhan adalah Rabu, 18 Februari.
2) Dr. Khalid Al Ziaq: Awal Ramadhan adalah Rabu, 18 Februari.
3) Kalender Al Ujairi: Awal Ramadhan adalah Rabu, 18 Februari.
4) Pusat Astronomi Internasional: Awal Ramadhan adalah Kamis, 19 Februari.
5) Astronom Badr Al Amirah: Awal Ramadhan adalah Kamis, 19 Februari.
6) Organisasi Astronomi Jordan: Hilal tidak mungkin terlihat hari Selasa.
7) Ahli Falak Mu’adz Al Ahmadi: Kemungkinan awal Ramadhan adalah hari Kamis.
8) Profesor Klimatologi Afnan Al Malham: Tidak ada hilal yang dapat dilihat di Sudair dan Tumair pada hari Selasa.
9) Dr. Abdullah Al Jazi’: Hilal tidak mungkin terlihat hari Selasa, maka awal puasa adalah hari Kamis.

Para ahli berdebat, berpendapat, dan berargumen. Kita yang tinggal di Saudi memantau dan menunggu kabar.

Riyadh, 29 Sya’ban 1447 H

(Budi Marta Saudin)

*NB: mereka berdebat hanya sekedar prediksi.. tapi ketika Kerajaan Arab Saudi sudah resmi memutuskan semua akan manut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *