Pembohongan Publik

👉BUAT KALIAN PEMBELA MBG, INI TULISAN TERE LIYE:

Pembohongan Publik

Konstitusi mewajibkan pemerintah menganggarkan 20% APBN untuk pendidikan. Itu tuh amanat UUD 1945.

Maka coba lihat anggaran pendidikan tahun 2026 ini. Screenshot ini beredar di medsos. Dari total anggaran 769 triliun, jelas sekali MBG mengambil jatah 223 triliun sendiri. Alias nyaris 1/3-nya.

Adalah pembohongan publik jika ada pejabat yang bilang anggaran MBG itu semuanya hasil penghematan. Itu tuh jelas sekali mengambil bagian anggaran pendidikan. Kan kamu sendiri loh yang menyusun di APBN ini? Nyadar nggak? Dari mananya penghematan? Jelas2 MBG mencatut anggaran pendidikan.

Saat 223 triliun anggaran pendidikan untuk MBG, maka lihatlah hari ini:

1. Sekolah-Sekolah mulai agresif memungut iuran komite. Kenapa? Karena setahun terakhir, bantuan dana dari pemda/pemkot macet; saat anggaran digeser ke MBG, pemda/pemkot tdk bisa lagi bantu. Selama ini 80% biaya sekolah itu dari BOS, 20% sisanya ditutup oleh bantuan pemda/pemkot. Saat Pemda/pemkot tidak bisa bantu lagi? Sekolah mulai pakai jurus mabuk.

2. Coba kamu cek sekolah anak-anakmu, mulai ada pungutan? Yes! Dapat MBG, tapi anakmu mulai disuruh bayar ini dan itu. Sekolah tuh hari ini utk bikin acara pesantren kilat bulan Ramadhan saja susah nggak ada duit. Pun acara2 rutin tahunan lainnya, terpaksa batal.

Kamu silahkan saja mengklaim jika ngasih makan itu adalah “pendidikan”. Saya seuju. Tapi kamu tdk bisa tutup mata pendanaan sekolah-sekolah mulai mengering. Operasional sekolah-sekolah terganggu.

Selamat wahai rakyat Indonesia. Kalian toh yg memilih makan siang gratis? Murid-murid kita dikasih makan, tapi iuran komite mulai beraksi deh! Ada yg 1 juta per tahun. Ada yang beberapa ratus ribu per tahun. Dan ini akan semakin ‘maksa’ deh.

Makan siang memang lebih penting dibanding sekolah gratis.

*Buat kalian yg masih bego:

  1. APBN 2024, dana pendidikan 20% itu total 665 Triliun. Tanpa MBG sama sekali.
  2. APBN 2025, total dana pendidikan 20% adalah 724 triliun. Ada MBG 57 triliun. Mulai masuk itu barang.
  3. Nah, jika MBG itu betulan dari penghematan Prabowo, maka APBN 2026, seharusnya 769 Triliun juga murni dana pendidikan dong. Kok bisa 223 triliun jadi MBG?
  4. Bohong sekali jika pejabat mengaku MBG itu hasil penghematan, itu tuh simpel “menggeser” dana yg selama ini buat sekolah2, jadi makanan. Juga dana2 lain, kesehatan, dll. Penghematan paling mentok hanya 50 triliun sj (itupun cuma klaim tanpa data).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Besok2 pilih lagi itu pak ndas yg gak ada otaknya ya? Kapokmu kapan? Gak ada itu makan bergizi gratis. Gratis pale lu pea? Emang yg bayar duit pak ndas sendiri? Itu duit pajak rakyat yg bayarin. Udah gitu duitnya dikorupsi pula, ditilep 4-5 ribu per porsi di awal oleh parcok, parjo dan parpol dg dalih biaya operasional. Kelian itu lagi ditipu pak ndas mentah2, kok kelian diem saja ya? Oh maaf, IQ 78 apa sih yg mau diharapkan?