Omonganmu pun “dikorupsi” di negeri ini

Omonganmu pun “dikorupsi” di negeri ini.

Membual, bergaya bilang 400 meter.

Hanya selisih beberapa bulan, berubah jadi 2-3 kilometer.

Itu tuh bedaaaa banget, bahlul!

Dan itu jelas sangat-sangat merugikan. Elu jalan kaki 400 meter vs 2-3 km, beda!

Kalau kampung haji ini dibangun pakai duit keluarga elu, silahkan. Tapi kalau pakai duit jamaah, duit negara, maka semua orang berhak mengkritisi. Jangan-jangan, fokus kamu tuh memang cuma proyek, proyek, proyek.

Rezim sekarang itu mirip banget dengan 10 tahun lalu. Nggak ada APBN dipakai, tapi pakai. Nggak suka utang, tapi utang. Jangan impor tapi impor habis-habisan. Benci antek aseng, tapi ngekor saja dengan mereka. Saya tidak suka bansos, tapi rajanya bansos.

Sudah, tapi belum.

*sementara itu, tolonglah KPK, korupsi kuota haji itu diseriusin, masukkan ke penjara semua pejabat, pun orang2 yg menikmatinya!

(Tere Liye)

Komentar