Narasi menyesatkan
By TERE LIYE
Tahun lalu, saat pemerintah dan DPR dalam proses menyepakati APBN 2026 sy juga kemakan narasi menyesatkan pemerintah.
Benar2 bego sy tahun lalu. Sy mengunyah mentah2 saja narasi versi mereka, lantas narasi mereka sy jadikan tulisan. Eeeh, kemudian sy malah dituduh hoax, menteri keuangan waktu itu gaya banget meluruskan, padahal itu tuh narasi dari pemerintah.
Nah, termasuk komentar netizen yg satu ini, sy screenshot. Ini tuh narasi super menyesatkan dari pemerintah.
Bahwa: Anggaran pendidikan tahun 2026, sebesar 757 triliun, tidak ada MBG di sana. Lihat detailnya, siswa dan mahasiswa dapat 301 triliun, tenaga pendidik 274 triliun. Sarana prasarana 150 triliun, dstnya. Lihat, tidak ada MBG di sini.
Ini tuh sangat menyesatkan. Dan narasi ini resmi dari pemerintah loh. Dikutip dimana2, jadi argumen fans MBG sampai hari ini.
Kenapa menyesatkan? Karena ternyata saat dibedah detailnya, 223 triliun dari Rp 301 triliun anggaran siswa dan mahasiswa, isinya MBG. Sisanya yg 70-an triliun barulah utk beasiswa KIP, bidikmisi, dkk.
MBG itu jelas sekali mengambil porsi anggaran pendidikan lainnya.
Kamu lihat APBN 2024, yg belum ada MBG, total anggaran pendidikan adalah 665 triliun. Kalau logika kamu jalan, maka anggaran pendidikan tahun 2026, seharusnya 665 triliun minimal utk pendidikan non MBG. Faktanya, 223 triliun sendiri disedot MBG, baru sisanya deh utk yg lain2. Paham tidak?
Bohong sekali jika dana MBG itu semua hasil penghematan. Itu tuh dari otak-atik anggaran. Duit yg dulu utk peningkatan kualitas pendidikan, dipindahkan ke MBG. Pun dari pos kesehatan, dll dsbgnya. Total 335 triliun anggaran MBG tahun 2026, itu menyedot pos2 anggaran lain. Penghematan ndasmu!
Terakhir, jika kamu mau diskusi dgn Tere Liye, pakai data! Dan datamu yg valid. Jangan kayak Abu Fiza ini, sudahlah pakai data APBN tdk update yg belum disetujui, eeh, dia pakai narasi menyesatkan pula.
Di Indonesia itu, salah-satu hoax dan narasi paling menyesatkan itu justeru datang dari pemerintah.
“19 juta lapangan kerja!” Hoax!
“Antek2 aseng!” Hoax!
“Dana MBG dari penghematan!” Hoax!
“Dana MBG tdk mengambil anggaran pendidikan selama ini!” Hoax.







