Sebuah video yang beredar di media sosial lewat akun IG @luthfie.daily (akun Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan) memperlihatkan kisah seorang mahasiswi di Surabaya yang diamankan setelah kedapatan mencuri telepon genggam. Dalam klarifikasinya saat mediasi, ia mengaku melakukan tindakan tersebut karena terdesak kebutuhan biaya kos dan makan sehari-hari.
Mahasiswi itu diketahui berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai buruh tani dan ibunya ibu rumah tangga, dengan kemampuan mengirim uang sekitar Rp200.000 per bulan. Di tengah keterbatasan tersebut, ia tetap menunjukkan prestasi akademik dengan IPK 3,85.
Kasus ini berakhir damai setelah korban menerima permintaan maafnya. Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan memfasilitasi mediasi sekaligus memberikan bantuan untuk membantu meringankan biaya hidup dan tunggakan kos mahasiswi tersebut.
Sumber: https://www.instagram.com/p/DUX2FaUkm-2/
[VIDEO]







Kapolres model gini patut diacungi jempol
Manusia bisa khilaf … semoga ini kasus terakhir
Meetbucket powerful collaboration tools like screen sharing, whiteboards, and live chat to keep everyone involved, inspired, and part of the conversation
thank your for this article, keep up the good work
Prnh diposisi sprti mbknya tpi alhamdulillah disaat genting sdh bbrp hr gak makan trs dtolong ttangga yg pduli,dianterin mkanan bhkn tiap hr diajkm makan brsama
Start a secure, high-quality video meeting in seconds. No downloads required
Deluxe Promosyon | 2026 Promosyon ürünleri eşantiyon hediyelik, ajanda 2026, promosyon ucuz, hızlı promosyon ürünü, kalem yapımı promosyon
Start a secure, high-quality video meeting in seconds. No downloads required