MEREKAYASA KERUSUHAN IRAN

Keamanan Iran berhasil mengindentifikasi agen musuh yang merekayasa kerusuhan.

Dalam pengumuman terbaru, Kementerian Intelijen Iran mengatakan bahwa para dalang yang ditangkap berada di balik “tindakan sabotase dan teror” di tujuh wilayah berbeda di ibu kota, Teheran, termasuk membakar dua masjid, membunuh dua anggota pasukan keamanan, dan memblokir salah satu jalan raya utama kota.

Menurut pengumuman tersebut, sejumlah besar barang-barang teknis dan elektronik yang dimaksudkan untuk digunakan untuk spionase dan sabotase juga telah disita. Peralatan tersebut dilaporkan berasal dari negara regional dan akan didistribusikan di provinsi-provinsi yang terkena dampak kerusuhan baru-baru ini.

Disebutkan, pengiriman tersebut mencakup 100 receiver jarak jauh, 50 penguat sinyal BTS, 743 modem 5G, dan 799 telepon seluler generasi baru.

Sebelumnya juga Kementerian Intelijen Iran menangkap sejumlah sel teroris yang dikaitkan dengan Israel dan dilaporkan berupaya memasuki Iran melalui perbatasan timur. Televisi pemerintah Iran melaporkan diantara sel-sel tersebut ada yang berhasil masuk dan tersebar di tujuh lokasi di Zahedan dan diduga merencanakan pengeboman terhadap sejumlah pusat layanan publik.

Kementerian menyebut para anggota sel telah dilatih untuk melakukan aksi teror dan sabotase, serta ditangkap dengan membawa senjata buatan Amerika dan bahan peledak.

Sebelumnya, pada 12 Januari, Kementerian Intelijen Iran juga mengumumkan telah menggagalkan pengiriman 273 senjata dari berbagai jenis dan menangkap tiga orang yang terkait dengan operasi tersebut. Senjata-senjata itu disebut disembunyikan secara profesional di dalam sebuah truk transit asing, meski otoritas tidak mengungkap asal maupun tujuan pengiriman.

Iran saat ini berperang melawan terorisme dan agen asing namun oleh perang narasi disebut Iran memerangi rakyatnya sendiri. Saat ini, Iran menghadapi perang hibrida level tinggi yang digencarkan AS dan Israel. Semoga Iran bisa melewatinya.

long live Iran

(Ismail Amin)

Komentar