Menteri Agama Nasaruddin Umar kembali meminta maaf di hadapan publik. Ini kali ketiga sejak dilantik Presiden Prabowo, tanggal 21 Oktober 2024, lalu. Belum termasuk masalah gratifikasi naik jet pribadi kemarin, yang sudah dilaporkan ke KPK dan KPK menganggapnya clear. Bersih.
Perhatikanlah, tiga kali Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta maaf. Pertama, soal pernyataannya; “Kalau mau cari uang, jangan jadi guru. Jadi pedaganglah,” katanya September 2025 lalu.
Pernyataan itu ada benarnya, tapi kurang sensitif sebagai pejabat publik. Sang menteri lalu mengklarifikasi, “Justru sebaliknya, saya ingin menegaskan bahwa guru adalah profesi yang sangat mulia seperti yang saya sampaikan,” terangnya saat meminta maaf.
Kedua, soal kasus kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren. Ia menilai kasus itu terlalu dibesar-besarkan. “Jangan sampai hanya karena segelintir oknum, nama besar pesantren yang telah berjasa bagi bangsa ini tercoreng,” katanya waktu itu.
Ini juga menimbulkan reaksi publik. Tapi lagi-lagi ia mengatakan tak bermaksud jelek. “Jangan sampai perjuangan para kiai dan santri yang sudah ratusan tahun membangun pesantren menjadi rusak karena hal itu,” jelasnya.
Ketiga, kali ini soal zakat. Ia mengatakan bahwa zakat tidak populer di masa Nabi dan para sahabat. “Quran juga tidak mempopulerkan zakat. Zakat itu nggak populer. Pada masa sahabat juga nggak populer. Yang populer apa? Sedekah,” jelasnya.
Setelah pernyataannya jadi heboh, Nasaruddin akhirnya meminta maaf. Ia menegaskan, zakat tetap merupakan kewajiban individual (fardhu ‘ain) dan bagian dari rukun Islam yang tidak berubah kedudukannya.
“Saya memohon maaf atas pernyataan saya yang menimbulkan kesalahpahaman. Perlu saya tegaskan, zakat adalah fardhu ‘ain dan rukun Islam yang wajib kita tunaikan,” ujar Menag dalam keterangannya, dikutip Minggu (1/3/2026).







yang zakat kirain pelintiran youtube netizen, ternyata memang pernyataan lugas dan jelas, bahkan dilakukan di awal statement, tapi koq satu gedung gak ada yang protes ya … minimal sesudahnya gitu
Maaf ini admin hapus, karena memotong video sehingga menimbulkan fitnah, poin penting tonton dari menit ke 4, https://youtu.be/vJmPJuLRmQU?si=RLuTViF4psX05LJV
Yang sudah dikirimkan oleh @~Abdullah Yahya diatas,
intinya Menteri agama ingin masyarakat tidak berpaku kepada zakat saja, padahal shadaqah juga ada, artinya pendapat dari zakat saat ini harusnya bisa lebih banyak lagi kalau tidak terpaku pada zakat saja tapi juga sedekah.
Tapi begitu kejinya orang yang memotong video diatas, lalu terkesan menteri agama kita saat ini anti kepada zakat…
Ittaqullah…
mungkin ketularan pikoen spt atasannya …
cium kepala pemimpin katolik waktu datang juga dia bikin heboh.. lebay bgt
Mencium kepala itu ga masalah, krn itu tanda menyayangi sebagai persaudaraan manusiawi
Beliau minta maaf, bukan berarti salah, pernyataan benar, cuma yg awwam aja yg ga faham, makanya bisanya protes, padahal ga ada yg salah dr pernyataan beliau
tes ombak begitu ternyata ada yg reaksi lalu mintak maaf. padahal memang ada maksud menjalankan misi menyesatkan umat. org ini memang begitu terus. kalo bicara bukan main lemah lembut, tetapi isinya najis
Ini mentri emang dh sesat dri dulu. Latar belakang pendidikan liberal. Ga pernah belajar ilmu dipesantren. Dan pendukung LGBT. Gila ini orang bisa²nya diangkat jd mentri. Buahahahaaaa