Menteri Turki Walk Out dari Sidang PBB Saat Menteri Israel Berbicara

Menteri Keluarga dan Layanan Sosial Turki, Mahinur Özdemir Göktaş, meninggalkan ruang sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa saat seorang menteri Israel mulai menyampaikan pidato. Aksi tersebut juga diikuti oleh sejumlah delegasi dari negara lain yang melakukan hal serupa sebagai bentuk protes.

Peristiwa itu terjadi dalam sebuah pertemuan tingkat tinggi bertajuk “Violence Against Women and Girls” yang digelar di sela-sela sidang ke-70 United Nations Commission on the Status of Women di New York, Amerika Serikat.

Göktaş meninggalkan ruangan tidak lama setelah Menteri Israel May Golan mulai berbicara, tepat setelah ia sendiri selesai menyampaikan pidatonya. Beberapa perwakilan negara lain juga terlihat keluar dari ruang sidang sebagai bentuk keberatan terhadap kehadiran pejabat Israel dalam forum tersebut.

Turki selama ini dikenal sebagai salah satu negara yang secara terbuka mengecam operasi militer Israel di Gaza Strip. Sejak pecahnya perang pada 7 Oktober 2023, hampir 72.000 orang dilaporkan tewas di wilayah tersebut, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Dalam pidatonya, Göktaş juga menyoroti berbagai kebijakan dan program Turki untuk memerangi kekerasan terhadap perempuan. Ia menyebut kekerasan berbasis gender sebagai salah satu bentuk ketidaksetaraan dan diskriminasi yang paling serius serta merusak.

Menurutnya, upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan memerlukan komitmen politik yang kuat, mekanisme perlindungan yang efektif, serta tindakan nyata yang berkelanjutan.

Ia juga menekankan bahwa pemberdayaan perempuan di berbagai sektor kehidupan merupakan salah satu cara paling efektif untuk mencegah terjadinya kekerasan.

Di akhir pernyataannya, Göktaş menegaskan bahwa Turki akan terus berbagi pengalaman, memperkuat kerja sama internasional, dan berkontribusi dalam mencari solusi bersama untuk memerangi kekerasan terhadap perempuan di tingkat global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar