Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto:
Presiden Prabowo itu tidak pernah punya tema lain ketika pidato selain MBG. Apapun forumnya, siapapun orang yang ditemuinya selalu MBG narasinya. Ini Presiden susah kita bedakan sebagai seorang Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, atau CEO MBG, atau Ketua Panitia MBG.
Karena narasinya selalu MBG. Bersamaan dengan itu, Presiden tidak sadar atau bahkan mungkin menolak untuk memahami bahwa MBG ini MUDOROTNYA lebih banyak ketimbang manfaatnya.
Hal yang paling mendasar itu soal pengalokasian anggaran. Kita sejak bulan September sudah mengkritik bahwa anggaran pendidikan tidak boleh dirampas untuk makan bergizi gratis.
Nah, kemarin di pidato Presiden itu menyampaikan, tahun 2026 kita mengalokasikan anggaran pendidikan terbesar sepanjang sejarah. Karena nilainya 757 triliun.
Itu kurang lebih setara 22% anggaran APBN kita. Wah, kelihatannya luar biasa.
Tapi setelah kita cross-check, 223 triliun itu untuk alokasi MBG.
Ini kan sudah masuk ke pelanggaran konstitusi.
Rezim hari ini, memang rezim yang sejak awal lahir karena pelanggaran konstitusi.
SIMAK VIDEONYA:







Deyang pura2 ga tau ada kritik2 macem ini…
Bagi dia Prabowo orang yg luar biasa
Dia milih cuek bebek
Bener2 menunjukkan kelas nya sebagai mahasiswa UGM,
Cerdas berani & bernash akan ketidak benaran
Rezim hasil PELANGGARAN KONSTITUSI…
MANTAP