Mbak Saset

✍🏻Wendra Setiawan

Yang ribut-ribut soal thread-nya Sasetyaningtyas (Mbak Saset) itu sebagian besar Termul. Alasan nasionalisme dan penyelewengan beasiswa itu cuma bullsh*t, lha wong ketika junjungannya bertekuk lutut di hadapan Trump mereka diam saja. Nasionalisme mereka sama tipisnya, tapi paling sering koar-koar karena yang berkuasa kebetulan junjungan.

Ini alasan sebenarnya mengapa mereka tantrum melihat thread tersebut:

  1. Karena yang diserang secara tidak langsung adalah pujaan mereka.
  2. Iri dan dengki. Gimana nggak iri coba, sudah pinter, cantik, hidup enak di luar negeri, waktu kuliah dapet beasiswa, tapi kok tidak mendukung pemerintah. Ini kan keterlaluan, menurut mereka. Coba kalau Mbak Saset dulu waktu pilpres dukung pasangan kadaluarsa+karbitan, pasti mereka mingkem.

Mbak Saset memang salah karena melanggar perjanjian beasiswa yang dia dapat dari negara. Kasus pelanggaran seperti ini banyak sekali. Tapi jangan lupa, pemerintah juga punya andil karena lemahnya pengawasan pasca pendidikan pelajar-pelajar yang menerima beasiswa dari negara itu.

Dua pihak salah, tapi cuma satu yang dihujat. Bukti kalau mereka itu golongan munafik.

Kalau saya lihat sisi positifnya saja. Ada WNI cerdas, hidup nyaman walaupun tinggal di luar negeri, dan tidak jadi beban negara seperti koruptor-koruptor itu. Harusnya disyukurin.

Lagipula UUD mengatakan salah satu tugas negara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Kalau ada rakyat cerdas lalu dibiayai sekolahnya sampai sukses ya bagus dong. Sekolah gratis dari SD sampai SMA di sekolah negeri itu sejatinya juga beasiswa. Sekolahnya dibiayai negara, tapi tanpa syarat. Trus apa yang mereka ributkan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar