LOGIKA SESAT ULIL

✍🏻Tgk. Mustafa Al Bayuni

Untuk para pengajar ilmu mantik / ilmu logika, kalau mau contoh baru untuk logika fallacy (sesat logika) selain contoh-contoh dalam turats adalah:

“kok teganya kpk dan orang2 yg ada dibalik pemaksaan kasus kuota haji ini memperlakukan NU seperti ini”

Statement diatas adalah logika fallacy (sesat logika), yang benar “….. memperlakukan Gus Yaqut seperti ini”

Perbandingannya:

Si A adalah NU, A juga seorang suami, tetapi dia fomo, sehingga selalu sibuk dengan hp hatta saat dirumah, sebab demikian anaknya tidak ada waktu bersama ayahnya, hidupnya hampa.

Statement yg tepat untuk menggambarkan kasus diatas adalah :

“Sungguh sayang, si A tidak peduli kepada keluarganya dirumah”

Statement yang gagal faham adalah:

“Sungguh sayang, NU tidak peduli kepada keluarganya/ anak dan isteri dirumah”

Efek statement yang salah seperti diatas:

  1. Merusak citra NU
  2. Memicu rasa tidak percaya kepada NU
  3. Membangkitkan semangat kolektif untuk meninggalkan NU, logikanya ya keluarga sendiri saja tidak lagi diperhatikan lalu untuk apa jadi NU. Padahal yg bermasalah ya si A tok.

Efek statement seperti di postingan:

  1. Merusak citra NU, karena nama NU terus dibawa bawa dalam hal korupsi
  2. Memicu rasa tidak percaya kepada NU
  3. Membangkitkan semangat kolektif untuk membenci KPK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *