Seorang dokter mengaku mendengar langsung pengakuan rekannya yang kini mengelola SPPG MBG. Rekannya menyebut keuntungan bersih dari satu SPPG bisa mencapai sekitar Rp150 juta per bulan.
Angka tersebut lebih menguntungkan dibandingkan usaha klinik, karena pendapatan sebesar itu di klinik masih harus dipotong untuk membayar gaji karyawan dan biaya operasional.
Rekannya mengajaknya ikut membuka SPPG, dan bahkan berencana menambah hingga tiga unit karena dinilai sangat menjanjikan.
“Lepas dari mulut harimau, masuk ke mulut buaya” — begitulah perumpamaan negeri ini.
Dulu saya kira Jokowi udah paling buruk….






