KENAPA ORANG KRISTEN WALAU DILUDAHI YAHUDI TAPI TETAP BELA MATI ISRAEL

Banyak kawan bingung, kenapa sebagian (catat: sebagian) kawan-kawan Kristen sangat membela Israel. Bahkan saat ditunjuki kalo orang Kristen datang ke Jerussalem malah diludahi dan dibuli sama orang-orang Yahudi Ortodoks pun, dibilang penyembah berhala dsb. oleh orang-orang Yahudi, kawan-kawan Kristen kita gak terpengaruh. Tetap bela Israel sampe mati.

Saya gak pengen teman-teman muslim trus gebyah uyah. Kelompok Kristen yang seperti itu tidak semua, dan cenderung minoritas di Indonesia. Mereka dari kalangan evangelis. Bisa disebut sebatas subkelompok saja.

Menurut keyakinan mereka, dukungan total kepada Israel adalah kewajiban. Mau orang Israelnya sendiri malah melukai si orang Kristen, itu sudah garis yang ditetapkan menuju Akhir Zaman. Semua harus diterima.

Jadi, boro-boro sedih lihat nasib anak-anak di Gaza, atau sedih lihat seratusan anak sekolah dirudal oleh Israel di Iran, buat mereka apa pun yang dilakukan Israel wajib dibela. (Pembelaan dari Kristen non-evangelis juga banyak, tapi bukan berangkat dari wilayah keyakinan.)

Memang ini bukan lagi wilayah objektif, melainkan sudah dimensi keyakinan. Dan keyakinan itu tidak bisa dibuat jadi bahan perdebatan. Ia hanya akan jadi masalah legal kalau sudah melanggar batas sosial. Misalnya (semoga tidak akan pernah terjadi) jika para pemuja Israel itu mendukung terjadinya kekerasan di wilayah hukum kita.

Sama dengan yang Islam. Keyakinan dalam setiap “denominasi” dalam tubuh Islam ya macem-macem, mungkin pada beberapa sisi harus dihormati. Tapi kalau sudah bela IS1S yang asal bantai, misalnya, itu yang kita lawan. Urusannya bukan lagi kebebasan berkeyakinan.

Saya cerita gini cuma karena gak ingin kawan-kawan muslim (baik Sunni maupun Syiah) salah terjang. Banyak kawan Kristen dan Katolik kita yang anti-Israel atas dasar kemanusiaan. Tapi pula orang Islam bahkan gak paham bedanya Katolik dan Kristen Protestan–cen kalian ndeso wkwk. Dan di dalam Kristen sendiri ada banyak sekali subkelompok.

Saya agak paham, karena punya mantan 1 anak HKBP dan 1 anak Gereja Bethel wkwkwwkwk.

(Iqbal Aji Daryono)

sumber: Fb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *